Koordinator program literasi kreatif perpustakaan 400, Lismah Rahmawati mengatakan, para peserta program literasi kreatif selalu antusias untuk datang dan belajar di perpus 400.
“Sangat kooperatif dan menyadari perlunya mendukung ketetapan dari Walikota untuk hindari kegiatan-kegiatan berkelompok atau keramaian. Karena sekarang ini semua paham Perpus jadi tempat meeting point banyak orang, bahkan jadi destinasi kunjungan sekolah-sekolah dan komunitas-komunitas,” jelas Lismah.
Kemudian lismah juga mengatakan, upaya perpus 400 selain menghentikan seluruh kegiatan perpus, akan diadakan hand sanitizer pada saat perpus sudah kembali di buka agar seluruh pengunjung perpus 400 steril.
“Selain kebijakan yang di lakukan saat ini, kami juga akan menyediakan hand sanitizer bagi pengurus dan pengunjung perpus saat perpus sudah di buka kembali, agar semua pengurus dan pengunjung perpus steril,” kata Lismah kepada FC. (Indah)













































































































Discussion about this post