KAB. CIREBON, (FC).- Bupati Cirebon, H Imron sangat menyayangkan ada ribuan kendaraan bermotor milik Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon yang menunggak pajak.
Seharusnya, kata Imron, seorang ASN itu adalah harusnya memberikan contoh yang baik untuk masyarakatnya, bukan memberikan contoh yang buruk bagi masyarakatnya.
“Kalau ASN nunggak faktornya apa? ASN itu harus menjadi contoh yang baik, supaya ditiru oleh masyarakat. Kalau masyarakat nunggak, ada beberapa faktor masuk akal, mungkin kurang paham, atau memang keuangannya yang terbatas,” kata Bupati Imron, Rabu (14/1/2026).
Tapi, masih kata Imron, kalau ASN yang menunggak sangat memalukan, pasalnya seorang ASN pastinya selalu mendapatkan informasi terkait dengan pajak tersebut.
“Informasi pasti tahu. Pajak itu kan wajib. Kalau masalah keuangan. ASN kan dapat gaji di atas UMR,” tegas Imron.
Bukan hanya kendaraan milik ASN, ternyata banyak kendaraan ber-plat merah juga nunggak. “Kalau plat merah nunggak yang mana supaya bisa dicontohin, nanti saya tegur, misalkan camat nanti saya tegur kenapa, kan bisa dibayarkan kan oleh negara,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat melakukan penelusuran tunggakan pajak kendaraan bermotor. Salah satu di antaranya adalah menyasar sejumlah tempat parkir yang ada di Kabupaten Cirebon.
Usai dilakukan penelusuran, ditemukan sebanyak 5.268 unit kendaraan milik Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon menungak pajak.
Plt Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kabupaten Cirebon 1 Sumber, Widianto Nugroho Adi mengatakan, pihaknya kini melakukan penelusuran tunggakan pajak kendaraan bermotor di sejumlah parkiran yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon.
“Semua kantong parkir kendaraan menjadi sasaran kami, salah satunya tempat parkir di komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Cirebon,” katanya, Selasa (13/1/2026).
Ia pun menyayangkan sejumlah kendaraan bermotor baik itu roda dua maupun roda empat milik pegawai Pemkab Cirebon tercatat menunggak pajak.
“Untuk Wilayah Sumber pajak kendaraan bermotor (PKB) milik ASN Kabupaten Cirebon totalnya ada 5.268 unit. Dengan rincian, kendaraan roda dua berjumlah 4.687 unit, dan roda empat ada 581unit,” jelas Widi sapaan akrabnya.
Widi menjelaskan, dari ribuan kendaraan yang menunggak pajak, ada dua SKPD yang menjadi sorotan. “Paling banyak ASN dari Dinas Pendidikan (Disdik) dengan jumlah 2.681 unit kendaraan, kemudian Dinas Kesehatan, dan itu kendaraan pribadi. Tapi ada juga plat merah yang menunggak pajak,” jelasnya. (Ghofar)











































































































Discussion about this post