Kemudian Kabupaten Cirebon sebanyak 120.029 KPM dengan alokasi BSB untuk 3 bulan yaitu 5.401.305 ton, dan Kota Cirebon sebanyak 9.468 KPM dengan alokasi BSB untuk 3 bulan sebanyak 426.060 ton.
Untuk percepatan distribusi penyaluran, Bulog Cirebon melakukan produksi pengemasan dengan memanfaatkan seluruh gudang yang dimiliki Bulog Cirebon.
“Kami sudah petakan distribusinya. Untuk gudang Kasokandel, Gintung dan Arjawinangun itu untuk wilayah Majalengka. Sedangkan untuk Kuningan penyalurannya dari gudang Bandorasa, Sidaraja, dan Ciperna.
Sedangkan untuk pendistribusian BSB wilayah kota dan Kabupaten Cirebon dipasok dari gudang Tuk, Larangan, dan Pegambiran. “Seluruhnya kami punya 10 gudang. Kami optimalkan supaya distribusinya cepat,” ungkap Ramadin.
Bahkan, untuk di Jawa Barat, Ramadin mengatakan, Bulog Cirebon merupakan yang paling tercepat realisasi penyalurannya. “Kami targetkan penyaluran 600 ton perhari. Kami operasional tercepat untuk wilayah Jawa Barat,” tegas Kepala Bulog Cirebon.
Bulog Cirebon juga mendapat penugasan untuk memasok distribusi BSB ke wilayah Cianjur. Saat ini untuk Cianjur sudah tersalurkan sebanyak 3.000 ton.
Bulog Cirebon mendapat penugasan untuk percepatan distribusi BSB di Cianjur dikarenakan terbatasnya gudang Bulog di Cianjur sendiri untuk produksi. (Andriyana)











































































































Discussion about this post