INDRAMAYU, (FC).– Jika selama ini wisata Indramayu identik dengan pantai dan kuliner laut, Pulau Biawak menawarkan pengalaman yang sama sekali berbeda. Pulau kecil di Laut Jawa ini kembali mencuri perhatian wisatawan sepanjang tahun ini karena keunikan alamnya yang masih liar dan alami.
Berikut 7 alasan Pulau Biawak wajib masuk daftar kunjungan wisata di Indramayu tahun ini:
1️⃣ Habitat Biawak Liar yang Hidup Bebas
Pulau ini menjadi rumah bagi ratusan biawak yang hidup alami tanpa kandang. Satwa tersebut kerap terlihat berkeliaran di semak, pesisir, hingga jalur menuju mercusuar. Pengalaman ini jarang ditemui di destinasi wisata lain.
2️⃣ Sensasi Wisata “Lepas dari Peradaban”
Minim bangunan modern, listrik terbatas, dan sinyal telepon tidak selalu stabil. Justru kondisi ini membuat Pulau Biawak cocok bagi wisatawan yang ingin benar-benar menjauh dari hiruk pikuk kota.
3️⃣ Mercusuar Tua Peninggalan Belanda
Di tengah pulau berdiri mercusuar bersejarah yang dibangun pada era kolonial Belanda. Dari puncaknya, pengunjung bisa menikmati panorama Laut Jawa dan gugusan pulau kecil di sekitarnya.
4️⃣ Laut Jernih dan Terumbu Karang Alami
Perairan di sekitar Pulau Biawak relatif masih terjaga. Air laut yang jernih dan terumbu karang alami menjadikannya lokasi ideal untuk snorkeling ringan dan menikmati biota laut.
5️⃣ Perjalanan Laut Jadi Bagian dari Petualangan
Untuk mencapai Pulau Biawak, wisatawan harus menyeberang menggunakan perahu nelayan dari pesisir Indramayu selama sekitar empat jam. Perjalanan panjang ini menjadi pengalaman tersendiri bagi pencinta petualangan.
6️⃣ Edukasi Alam dan Konservasi Satwa
Wisata ke Pulau Biawak bukan sekadar liburan, tetapi juga edukasi tentang pentingnya menjaga habitat satwa liar dan ekosistem laut yang rentan terhadap kerusakan.
7️⃣ Wisata Paling Beda di Indramayu Tahun Ini
Di tengah maraknya wisata buatan, Pulau Biawak hadir sebagai alternatif destinasi alam murni. Sepi, liar, dan autentik menjadikannya salah satu wisata paling unik di Indramayu sepanjang tahun ini.
Pulau Biawak cocok dikunjungi wisatawan yang mencari pengalaman berbeda, menyatu dengan alam, sekaligus menantang diri menjelajah destinasi yang belum banyak tersentuh. (Enon)











































































































Discussion about this post