KUNINGAN, (FC).- Tongkat estafet kepemimpinan di Universitas Kuningan resmi berpindah tangan. Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si. dilantik sebagai Rektor Universitas Kuningan periode 2026-2030, Senin (5/1).
Pelantikan yang berlangsung khidmat itu digelar di Gedung Student Center Iman Hidayat dan dirangkai dengan serah terima jabatan dari rektor sebelumnya, Prof. Dr. Dikdik Harjadi, S.E., M.Si.
Acara pelantikan dihadiri Bupati Kuningan, unsur Forkopimda, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, jajaran Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan, pimpinan senat universitas, sivitas akademika, mitra perguruan tinggi, serta para tamu undangan.
Dalam sambutan perpisahannya, Prof. Dikdik Harjadi menegaskan bahwa jabatan rektor bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang sarat tanggung jawab moral dan spiritual.
Ia menyampaikan bahwa kepemimpinan di perguruan tinggi menuntut kesiapan menghadapi dinamika, kritik, serta keputusan-keputusan strategis yang tidak selalu mudah.
“Sejak awal saya menyadari bahwa jabatan ini bukan simbol kehormatan, tetapi amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban,” ujarnya.
Prof. Dikdik menekankan bahwa capaian Universitas Kuningan selama masa kepemimpinannya merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai keterbatasan, serta menitipkan pesan agar nilai integritas, kejujuran, dan kebersamaan terus dijaga dalam perjalanan UNIKU ke depan.
Sementara itu, Rektor UNIKU yang baru, Dr. Anna Fitri Hindriana, menyatakan kesiapannya mengemban amanah yang diberikan. Ia menilai kepercayaan tersebut sebagai kehormatan besar sekaligus tantangan yang membutuhkan kerja bersama seluruh elemen kampus.
“Amanah ini saya terima dengan penuh rasa tanggung jawab. Ini bukan tugas ringan, tetapi saya yakin dapat dijalani dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat,” ujarnya.
Anna menegaskan arah kepemimpinannya akan berlandaskan prinsip integritas, transparansi, dan akuntabilitas. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi dengan Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan, pemerintah daerah, serta para mitra strategis.
Menurutnya, periode 2026-2030 merupakan fase penting bagi Universitas Kuningan dalam menapaki visi jangka panjang 2035, khususnya dalam penguatan reputasi institusi.
Ia menilai berbagai capaian yang telah diraih UNIKU selama ini sebagai fondasi kuat untuk melangkah lebih jauh.
“Periode ini adalah fase strategis. UNIKU harus tumbuh sebagai universitas yang unggul, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam kepemimpinannya, Anna mencanangkan lima pilar transformasi, yakni penguatan keunggulan akademik, pertumbuhan institusi yang berkelanjutan, pengembangan kampus berdampak, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola unggul berbasis teknologi informasi.
Menutup sambutannya, Anna mengajak seluruh sivitas akademika, alumni, pemerintah daerah, dan mitra kerja untuk bersama-sama membangun Universitas Kuningan.
“Transformasi UNIKU bukan kerja satu orang, tetapi kerja kolektif kita semua,” pungkasnya.
Dengan pelantikan tersebut, Universitas Kuningan resmi membuka babak baru kepemimpinan, dengan harapan memperkuat peran UNIKU sebagai perguruan tinggi yang berdaya saing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.(Angga)










































































































Discussion about this post