KUNINGAN, (FC).- Euforia dukungan terhadap Persib Bandung semakin terasa di Kabupaten Kuningan. Menjelang laga krusial menghadapi Persijap Jepara, ribuan bobotoh diperkirakan memadati kawasan Pandapa Paramarta dalam kegiatan nonton bareng akbar yang digelar Pemerintah Kabupaten Kuningan, Sabtu (23/5).
Kegiatan bertajuk “Satu Biru Satu Kuningan” itu menjadi bentuk dukungan masyarakat Kuningan terhadap Persib yang kini berada di ambang gelar juara.
Acara nobar dijadwalkan dimulai sejak pukul 13.30 WIB dengan berbagai hiburan dan kegiatan kebersamaan sebelum pertandingan dimulai pukul 16.00 WIB.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, H U Kusmana, mengatakan seluruh persiapan teknis telah dilakukan guna memastikan kenyamanan masyarakat dan bobotoh yang hadir.
“Persiapan nobar sudah benar-benar siap. Videotron, sound system hingga panggung hiburan sudah disiapkan,” ujarnya.
Menurutnya, nobar akbar tersebut bukan sekadar ajang menonton pertandingan, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah, komunitas bobotoh, dan masyarakat pecinta sepak bola.
Panitia juga mengimbau masyarakat mengenakan atribut bernuansa biru khas Persib untuk menambah semarak suasana.
Dalam kesempatan itu, U Kusmana turut mengapresiasi dukungan Bank Kuningan sebagai sponsor utama serta Bank BJB yang ikut mendukung kegiatan tersebut.
“Dan yang terpenting, Persib jadi juara,” katanya penuh semangat.
Berdasarkan susunan acara yang dirilis Prokompim Kuningan, rangkaian nobar akan diawali hiburan musik, dilanjutkan salat Ashar berjamaah, sambutan Bupati Kuningan, hingga doa bersama untuk kemenangan Persib.
Panitia juga menyiapkan berbagai permainan berhadiah dan sesi interaktif saat jeda pertandingan untuk menghibur para penonton.
Kegiatan dijadwalkan berakhir menjelang malam dengan salat Maghrib berjamaah dan sujud syukur bersama.
Pemerintah daerah mengajak seluruh bobotoh menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama acara berlangsung agar suasana nobar tetap aman dan kondusif. (Angga)












































































































Discussion about this post