KUNINGAN, (FC).- Pemerintah Kabupaten Kuningan melakukan penyegaran di sektor pendidikan dengan melantik 158 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP, Jumat (22/5).
Pelantikan yang berlangsung di SMP Negeri 1 Jalaksana itu dipimpin langsung Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar.
Selain penyerahan Surat Keputusan (SK) penugasan, pelantikan tersebut juga menjadi momentum penguatan kualitas pendidikan menghadapi era digital dan perkembangan teknologi yang terus berubah.
Dalam arahannya, Bupati Dian menegaskan kepala sekolah saat ini dituntut tidak hanya mengelola administrasi maupun kegiatan belajar mengajar, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan sekolah.
“Kepala sekolah harus adaptif, inovatif, dan mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.
Dian menyoroti pentingnya percepatan digitalisasi pendidikan di seluruh sekolah di Kabupaten Kuningan.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus diimbangi kesiapan sumber daya manusia dan sistem pembelajaran yang modern.
“Saya tidak ingin ada kepala sekolah di Kuningan yang gagap teknologi. Dunia pendidikan harus siap menghadapi era digital,” katanya.
Selain kemampuan teknologi, Dian juga menekankan pentingnya integritas dan kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun budaya pendidikan yang positif.
Ia meminta para kepala sekolah menjadi teladan bagi guru maupun siswa, mulai dari kedisiplinan, etika kerja, hingga pola komunikasi di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Karena itu, seluruh sekolah diminta memastikan tidak ada praktik perundungan maupun kekerasan di lingkungan sekolah.
“Sekolah harus menjadi tempat yang membuat anak nyaman belajar dan merasa terlindungi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara transparan dan akuntabel.
Kepala sekolah diminta menjaga kepercayaan masyarakat melalui tata kelola anggaran yang baik dan terbuka. (Angga)











































































































Discussion about this post