KUNINGAN, (FC).- Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) terus memperkuat link and match antara dunia akademik dan industri. Melalui Fakultas Farmasi, Kesehatan, dan Sains (FFKS), UM Kuningan menggandeng CV. Naturonal Creatama Indonesia menyelenggarakan Bedah Kasus Episode 2 bertema “Masterpiece of Nature: Seni Menjemput Tenang di Balik Denyut”, Kamis (29/1).
Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti 140 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, praktisi kesehatan, hingga pegiat herbal dari berbagai daerah.
Rektor UM Kuningan, Wawang Anwarudin, menegaskan kegiatan ini menjadi bagian dari strategi kampus dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul sekaligus technopreneur di bidang herbal.
“Kolaborasi dengan industri seperti Naturonal bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus berdampak langsung pada peningkatan kompetensi, riset, inovasi, dan kewirausahaan mahasiswa,” ujar Wawang.
Ia menambahkan, kerja sama yang telah dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) tersebut diarahkan untuk mendorong riset terapan, hilirisasi produk, hingga pengembangan teknologi farmasi herbal, sejalan dengan visi UM Kuningan dalam penguatan technopreneurship.
Sementara itu, Hardi Astuti Witasari, General Manager CV. Naturonal Creatama Indonesia, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, sinergi kampus dengan industri sangat penting dalam melahirkan inovasi produk herbal yang aman, bermutu, dan berdaya saing.
“Kami ingin mahasiswa dan dosen terlibat langsung dalam pengembangan produk, sehingga lahir inovasi berbasis riset yang bisa diproduksi dan dipasarkan secara luas,” katanya.
Acara inti diisi pemaparan materi oleh Rakhmawati Hanifah, dosen UM Kuningan, dan Kintoko, Apoteker Saintifikasi Jamu Kementerian Kesehatan RI sekaligus Direktur CV. Naturonal Creatama Indonesia. Keduanya membedah kasus penanganan hipertensi dengan pendekatan integrasi farmasi klinis dan herbal.
Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif. Antusiasme peserta yang tinggi mendorong penyelenggara memberikan special doorprize kepada tiga peserta teraktif.
Melalui kegiatan ini, UM Kuningan menargetkan lahirnya entrepreneur muda di bidang herbal yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja serta memberi kontribusi nyata bagi pengembangan industri kesehatan berbasis alam.(Angga)














































































































Discussion about this post