MAJALENGKA, (FC).- Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Majalengka pada Jumat malam kemarin. Hal ini memicu serangkaian bencana dan tanah longsor di sejumlah kecamatan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka mencatat sedikitnya 11 titik kejadian yang tersebar di 11 desa/kelurahan pada 7 kecamatan.
Kepala BPBD Majalengka, Agus Tamim, mengatakan bencana dipicu hujan yang turun selama lebih dari lima jam sejak pukul 21.00 WIB.
“Hujan berlangsung cukup lama dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang. Kondisi ini menyebabkan terjadinya bencana cuaca ekstrem di tujuh titik dan tanah longsor di empat titik di wilayah Majalengka,” kata Agus Tamim, Sabtu (24/1).
Berdasarkan rekap BPBD, lanjut Agus, dampak bencana meliputi pohon tumbang, rumah warga rusak ringan hingga sedang, serta tanah longsor yang mengancam permukiman dan menutup akses jalan penghubung antarwilayah.
Beberapa lokasi terdampak berada di Kecamatan Maja, Cingambul, Argapura, Sukahaji, Jatitujuh, Malausma, dan Bantarujeg.
Dampak dari kejadian ini, sejumlah kepala keluarga terdampak dan aktivitas warga sempat terganggu akibat kerusakan rumah serta tertutupnya akses jalan oleh material longsoran.
“Dari data sementara, tidak ada korban jiwa. Namun ada rumah warga yang mengalami kerusakan dan beberapa akses jalan tertutup material longsor. Tim kami masih terus melakukan pendataan dan penanganan di lapangan,” katanya.
Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Majalengka, Rezza Permana, mengatakan, BPBD Majalengka bersama TNI, Polri, Satpol PP, aparat kecamatan, dan perangkat desa telah melakukan asesmen cepat di lokasi kejadian, termasuk penanganan darurat dan pembersihan material.
Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan BBWS Cimanuk–Cisanggarung untuk memantau tinggi muka air (TMA) Bendung Rentang yang sempat mencapai 815 meter kubik per detik.
Pantauan di lapangan, tepatnya di Alun-alun Kecamatan Talaga, hingga Sabtu sore, kondisi cuaca dilaporkan masih hujan dan gerimis merata di sejumlah kecamatan di Majalengka, di antaranya Kecamatan Talaga, Majalengka, Banjaran, Bantarujeg, Cigasong, Kadipaten, penyingkiran, hingga Lemahsugih.
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor dan bantaran sungai, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. (Munadi)











































































































Discussion about this post