KDM Soroti Sampah di Sekitar Aliran Sungai Bendung Rentang – Jatitujuh
MAJALENGKA, (FC).- Gubernur Jawa Barat Dedi mulyadi yang akrab di sapa KDM, menyoroti keberadaan tumpukan sampah yang berceceran di sepanjang aliran Sungai Cipelang, Bendung Rentang, Kecamatan Jatitujuh.
Tumpukan sampah tersebut di lihat KDM Saat melintas di jalan bendung rentang menuju Lanud S. Sukani pada hari sabtu kemarin.
KDM langsung menelpon Bupati Majalengka Eman Suherman, untuk segera menangani masalah sampah di sekitar aliran sungai di bendung rentang.
Muspika kecamatan jatitujuh Kabupaten Majalengka langsung gencarkan pembersihan sampah di aliran sungai dan saluran irigasi sebelum musim penghujan 2026 tiba.
Pembersihan sampah dan aliran sungai tersebut untuk memastikan air tetap lancar, mencegah banjir sekaligus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pembersihan yakni aliran sungai di Desa Sumber Wetan dalam kegiatan rutin GEBER setiap Hari Jumat.
Camat Jatitujuh Agus Mulyanto, di dampingi Kapolsek Jatitujuh Ipda Dudui , Danrami jatitujuh kapten Darmaji , Kepala Desa Sumber wetan Usi sanusi , dan kepala Puskesmas Jatitujuh Asep Nurliawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus tindak lanjut atas program kerja Bupati Majalengka, agar seluruh jajaran memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menuju Majalengka yang lebih baik.
“Karena sekarang sudah mulai memasuki musim penghujan, kami bersama Muspika kecamatan jatitujuh akan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan membersihkan aliran sungai hingga taman-taman, terutama di wilayah Kecamatan Jatitujuh. Hari ini kita membersihkan sungai di Desa sumber wetan ,” terangnya, Jumat (30/10).
Untuk tahap awal, Muspika akan memprioritaskan pembersihan sungai dan taman di wilayah kecamatan, yang nantinya dijadikan percontohan kegiatan serupa di wilayah kecamatan lainnya.
“Setidaknya ada sekitar 10 orang satgas kebersihan yang kami terjunkan untuk menyisiri sejumlah wilayah dan membersihkan aliran sungai. Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara rutin,” tegasnya.
Program sapu bersih sampah di aliran sungai tersebut akan dilaksanakan secara rutin. setiap hari jumat dalam kegiatan GEBER jumat.
Di sisi lain, Febi mengajak seluruh masyarakat Kendal untuk ikut berperan menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai karena berpotensi menghambat aliran air dan meningkatkan risiko banjir, terutama ketika debit air meningkat saat hujan deras.
“Kami mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah ke sungai. Sampah yang menumpuk bisa menyumbat aliran air dan menyebabkan banjir. Karena itu, menjaga kebersihan sungai merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (Munadi)



Tinggalkan Balasan