MAJALENGKA, (FC), – Korban meninggal di kecelakaan mobil terjun ke jurang sedalam 25 meter di Belokan Simpar Atas Panjalu Ciamis, Minggu (30/1) bertambah menjadi 3 orang. Korban terakhir yang meninggal atas nama Nawaf (7).
Korban meninggal di ruang ICU RSUD Ciamis Senin (31/1) pukul 18.00 malam. Nawaf meninggal setelah sempat ditangani di ruang ICU selama sehari.
Mendapatkan kabar itu, salah satu anggota keluarga, Aang (45) saat dihubungi awak media menyebutkan, jasad Nawaf langsung dipulangkan dan tiba di rumah duka sekitar pukul 20.30 WIB.
Adapun, jenazah langsung dimakamkan dua jam kemudian. “Ya benar, kami semalam langsung memakamkan jenazah Nawaf pukul 22.00 WIB,” ujar Aang, Rabu (2/2).
Aang menyampaikan, jenazah Nawaf dimakamkan di samping makam neneknya yang lebih dulu meninggal dunia dalam insiden yang sama, yakni di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sindangpanji.
“Nawaf dimakamkan di samping neneknya bernama Een Sukaenah. Kalau bapaknya yang kemarin (kecelakaan) berposisi sopir dimakamkan di TPU keluarga gak jauh dari rumah,” ucapnya.
Mewakili keluarga, pihaknya mengaku shock dengan kabar tersebut. Aang menceritakan, jika Nawaf masih memiliki umur, sejatinya ia akan dirujuk ke rumah sakit di Bandung.
Sebab, pasca kecelakaan, Nawaf memang menjadi korban yang mengalami luka paling parah.
“Nawaf mengalami luka di bagian dada, kepala dan leher. Kemarin itu rencananya kami akan rujuk Nawaf ke Rumah Sakit di Bandung, tapi Tuhan berkehendak lain,” jelas dia.
Sebelumnya, dua korban kecelakaan yang meninggal dalam kecelakaan maut di Kabupaten Ciamis telah dimakamkan pihak keluarga. Dua korban meninggal itu masing-masing bernama Rohmat (56) dan Een Sukaenah (65) warga Desa Sindangpanji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka.
Paman Rohmat, Sumarno mengatakan, baik Rohmat maupun Een masih satu keluarga dengan dirinya. Keduanya telah dimakamkan pada Minggu sore atau usai jasad keduanya telah tiba di rumah duka.
“Jasad Rohmat maupun Een tiba di rumah sore hari, sesaat kemudian langsung kami makamkan pada pukul 17.00 WIB,” ujar Sumarno saat ditemui di rumahnya di RT.01 RW.05, Blok Jumat, Desa Sindangpanji, Rabu (2/2). (Munadi)














































































































Discussion about this post