KAB.CIREBON, (FC).- Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) di Aula Kantor Kecamatan Dukupuntang, Senin (13/4).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon Mohamad Fery Afrudin, Camat Dukupuntang Adang Suryana, serta perangkat desa yang membidangi arsip dan teknologi informasi dari Kecamatan Dukupuntang dan Palimanan.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, Mohamad Fery Afrudin, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“Pemerintah saat ini dituntut memanfaatkan teknologi informasi agar penyelenggaraan pemerintahan lebih efektif dan efisien. Salah satu instrumen penting dalam SPBE adalah digitalisasi arsip,” ujarnya.
Menurutnya, aplikasi SRIKANDI akan mempermudah pengelolaan arsip, termasuk surat masuk dan keluar, sehingga proses administrasi menjadi lebih cepat dan tertata.
“Melalui Bimtek ini, peserta diharapkan memahami sekaligus memiliki keterampilan teknis dalam mengoperasikan aplikasi SRIKANDI,” katanya.
Ia menambahkan, penerapan SRIKANDI merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tertib arsip serta mendukung reformasi birokrasi.
“Pengelolaan arsip akan lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses sesuai ketentuan,” ucapnya.
Pihaknya juga menegaskan komitmen untuk terus melakukan pendampingan dan evaluasi guna memastikan implementasi sistem kearsipan digital berjalan optimal di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon.
“Harapannya, SRIKANDI dapat diterapkan secara bertahap di seluruh kecamatan dan desa. Tahun ini, Dukupuntang dan Palimanan menjadi wilayah awal,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan SRIKANDI secara optimal guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung terwujudnya pemerintahan berbasis elektronik. (Johan)
















































































































Discussion about this post