MAJALENGKA, (FC).- Akses jalan penghubung Kecamatan Sindangwangi – Rajagaluh, Kabupaten Majalengka terputus akibat diguyur hujan deras. Akibat musibah longsor itu aktivitas perekonomian masyarakat jadi terganggu.
Entin (42), warga Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi mengatakan musibah longsor itu terjadi pada Minggu (13/3) kemarin, setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat dari sore hingga malam.
“Iya, pas Minggu sore hujannya deras banget. Lama juga hujannya, sekitar jam empat sore sampai jam sembilan malam mah ada hujannya,” kata Entin kepada wartawan, Selasa (15/3).
Masih menurut Entin, longsoran yang memutus jalan tersebut amblas secara bertahap. Dilihat, sekitar sepanjang 7 meter badan jalan tersebut amblas dengan kedalaman sekitar 10 meter.
“Putusnya lumayan udah lama, tapi awalnya mah cuma setengah jalan yang longsornya. Pas hari Minggu putus total, gak bisa lewat,” ujar dia.
Sementara, putusnya akses jalan juga dirasakan oleh warga di sekitar Desa Bantaragung. Jalan penghubung Bantaragung – Payung pun amblas dan mengakibatkan aktivitas masyarakat sekitar jadi terganggu.
Ahmad warga Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh, terpaksa harus menyimpan kendaraannya di warung yang berada di sebrang lokasi longsor.
Karena dirinya tidak bisa melintas saat mau pulang karena jalan menuju rumahnya di Desa Bantaragung Kecamatan Sindangwangi terputus. Dia harus memutar ke Rajagaluh dulu untuk menuju rumahnya.
“Jalan amblas ini tentunya sangat mengganggu aktivitas masyarakat, mau ke Bantaragung aja harus masyarakat harus muter ke Rajagaluh terlebih dahulu, Jauhnya sekitar 6 kilometer,” pungkas Ahmad singkat. (Munadi)
















































































































Discussion about this post