KOTA CIREBON, (FC).- Puncak rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022 Tingkat Cirebon, sebanyak 19 tokoh bakal menerima penganugerahan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cirebon Award. Kegiataan digelar Hari Rabu (16/3) di sebuah hotel di Jalan Siliwangi Kota Cirebon.
Penganugerahan diberikan bersamaan dengan pelantikan Ketua PWI Cirebon Muhammad Alif Santosa, bersama jajaran pengurus periode 2021-2024. Pelantikan itu akan dipimpin oleh Ketua PWI Jabar H. Hilman Hidayat.
Ketua PWI Cirebon terpilih, Muhammad Alif Santosa didampingi Sekretaris Mastari kepada wartawan Selasa (15/3) menjelaskan, penganugerahan PWI Cirebon Award sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada para tokoh Cirebon. Tentunya tokoh ini telah berkontribusi secara nyata membangun daerah sesuai dengan kapasitasnya.
Pembangunan yang dimaksud mencakupi sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan sebagainya.
“Kami menetapkan lima kriteria untuk para tokoh yang akan menerima penghargaan dari PWI Cirebon. Lima kriteria itu yakni berkontribusi secara nyata membangun Cirebon, tidak sedang terlibat masalah hukum, membantu kerja wartawan, mendukung pertumbuhan media massa dan figur yang informatif dan komunikatif,” tutur Alif.
Dalam penganugerahan PWI Cirebon Award, PWI menggandeng para wartawan senior, pengelola surat kabar, dan jajaran pemimpin redaksi dari berbagai media massa dengan berbagai platform yang ada di Cirebon.
Acara pelantikan dan penganugeraah PWI Cirebon Award juga akan dihadiri dua kepala daerah yakni Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis dan Bupati Cirebon Imron dan jajaran unsur Forkopimda dari Kota dan Kabupaten Cirebon.
“PWI adalah representasi dari eksistensi dan aspirasi wartawan. PWI adalah panggung teman-teman wartawan berekspresi. Karenanya, semangat kami adalah semangat solidaritas, semangat profesionalitas, peduli dan berkontribusi membangun daerah dengan semangat kolaborasi,” terangnya.
Dalam HPN 2022 ini, PWI Cirebon mengusung tema “Kemanusian Melampaui Berita”. Tiga kata itu, bagi PWI Cirebon adalah intisari dari jurnalisme kemanusiaan. Jurnalisme yang dibangun dengan rasa kemanusian. Memposisikan nilai-nilai etik manusia pada level tertinggi.
“Jurnalisme kemanusian membangun rasa optimisme, memberi kabar baik, harapan, kebahagiaan, kepedulian terhadap sesama, dan nilai-nilai positif lainnya. Jurnalisme kemanusian mengajak manusia bersikap bijak menghadapi berbagai persoalan,” ungkap Alif.
Menurutnya, dalam jurnalisme kemanusian, wartawan tak hanya menghimpun informasi lengkap mengenai peristiwa kekinian, juga membawa visi kemanusian. Wartawan sadar betul setiap berita memiliki dampak. Karenanya, berita yang ia sajikan harus mengandung nilai manfaat bagi si pembacanya.
“Jurnalisme kemanusiaan tidak menakuti-nakuti. Tidak membuat pembacanya menjadi resah. Tidak mempertontonkan kesadisan, kekerasan, dan memecah belah. Jurnalisme kemanusiaan tidak membangkitkan sentimen SARA (suku, agama, ras dan antargolongan),” tuturnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, produk jurnalistik, bisa mempengaruhi pola pikir manusia. Bisa membuat seseorang menjadi emosi, senang, sedih dan berbagai macam perasaan lain. Karena itu, produk jurnalistik memiliki pengaruh besar dalam berbagai aspek kehidupan.
Apalagi, semua informasi di era tranformas digital, kini mudah diakses dengan cepat dan mudah oleh masyarakat. “Karenanya, wartawan harus hadir sebagai pendekar informasi dengan pola jurnalisme kemanusian. Ia hadir menertibkan kekacauan informasi demi membangun nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya. (Agus)
Daftar Penerima PWI Cirebon Award Tahun 2022
- Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H
- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag
- Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati H. Dadang Sukandar Kasidin
- Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Erawati
- Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si
- Kapolres Kota Cirebon, Kombes Pol. Arif Budiman, S.I.K,M.H.
- Kapolres Cirebon Kota, AKBP M. Fahri Siregar, S.H.,S.I.K.,M.H
- Hj. Raden Sri Heviyana (Ketua PMI Kabupaten Cirebon)
- Hj. Fitria Pamungkaswati (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon)
- Reza Mansyur, SE (Wakil Ketua Hipmi Jawa Barat)
- dr. H. Edial Sanif (Ketua IDI/Ketua PMI Cirebon)
- dr. Moh. Luthfi (Direktur RSUD Waled)
- Alice Maylana (Senior Manager SubSurface Development & Planning Pertamina EP Regional 2 Zona 7)
- Siska Karina, S.H.,M.H (Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon)
- Sultan Keraton Kanoman XII Sultan Raja Muhammad Emirudin
- Rizal Syaeful Iman, S.H (Pengusaha Muda dan Organisatoris)
- Ketua Pemuda Pancasia Heri Hermawan
- Ir. Sri Budihardjo Herman, M.I.Pol (Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat)
- Hj. Raden Ayu Suhartini (Pengusaha Kota Cirebon)
















































































































Discussion about this post