KOTA CIREBON, (FC).- Koran Harian Umum Fajar Cirebon sebagai Pilar ke-4 demokrasi berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon dan akademisi serta Australia Award menggelar diskusi publik dengan tema besar “Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintah Sebagai Upaya Pencegahan Kasus Korupsi di Kota Cirebon.”
Berbagai kalangan hadir dalam diskusi tersebut, diantaranya, mahasiswa, pengusaha, dosen, organisasi kepemudaan (OKP), organisasi perangkat daerah (OPD), dan lainnya.
Diskusi publik tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Pj Sekda Kota Cirebon Iing Daiman, Komisioner Komisi Informasi Ekky Bahtiar, Kepolisian RI Aulia Postiera dan Rizka Anungnata. Keynote Speaker yakni Pj Walikota Cirebon Agus Mulyadi dan Ketua Dewan Perwakulan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon Andrie Sulistio.
Fasilitator Diskusi yang juga Direktur Koran Fajar Cirebon, Dea Angkasa Putri Supardi mengatakan, diskusi ini merupakan salah satu upaya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencegah terjadinya kasus korupsi baik di pemerintahan maupun di tengah masyarakat.
“Fajar Cirebon sebagai pilar ke-4 demokrasi serta dalam pembangunan di Kota Cirebon duduk bersama dalam meningkatkan transparansi dan juga peningkatan sektor publik. Maka, kasus korupsi yang pernah terjadi di Kota Cirebon jangan sampai terulang kembali,” kata Dea, Kamis (31/10).
Ia melanjutkan, materi pencegahan korupsi menjadi sesuatu yang menari karena menjadi catatan bersama dalam penyelenggaraan pemerintahan yang berdampak pada pembangunan fisik dan pembangunan sumber daya manusia (SDM).
“Bagaimana kita meningkatkan transparansi dan akuntabilitas sebagai upaya pencegahan korupsi. Kita akan memasuki pemerintah baru, jadi harapannya adalah kita bisa memberikan ide pokok, memberikan masukan kepada pemerintahan dan membangun kotanya menjadi lebih baik. Juga kalau yang namanya korupsi itu bisa dikatakan sebuah bencana bagi sebuah pemerintahan,” ujarnya.
Sementara, Pj Sekda Kota Cirebon Iing Daiman mengapresiasi diskusi publik yang menyentuh sendi roda pemerintahan daerah dan nasional.
“Kami mengapresiasi kepada Koran Fajar Cirebon yang memfasilitasi untuk menyelenggarakan diskusi publik tentang Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Sebagai Upaya Pencegahan Korupsi di Kota Cirebon,” katanya.
Menurutnya, diskusi publik yang dihadiri narasumber kompeten dan audiens yang sesuai bidangnya menjadi masukan positif bagi Pemerintah Kota Cirebon.
“Di lingkungan pemerintah menambah wawasan, walaupun kami apalagi tahu bahwa korupsi itu sangat berbahaya dan lain sebagainya. Tapi, dengan tadi pencerahan kami beserta teman-teman perangkat daerah menjadi terbuka pemikirannya bahwa memang kita harus hati-hati tidak boleh melakukan korupsi. Karena bagaimanapun juga konsekuensinya sangat berdampak besar terutama dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan di Kota Cirebon,” pungkasnya. (Frans)











































































































Discussion about this post