KOTA CIREBON, (FC).- Walikota Cirebon , H Nashrudin Azis memberikan keterangan pers, Rabu (22/4) di Lobi Gedung Setda Kota Cirebon terkait beredarnya surat atau informasi yang menyebutkan adanya perawat di rumah sakit terpapar dan positif Covid-19.
Didampingi Dirut RSD Gunung Jati, dr Ismail Jamaludin dan Kadinkes dr Edi Sugiarto, Azis menjelaskan, dirinya menerima informasi langsung dari Pak Direktur RSDGJ pada Selasa malam kemarin. Bahwa ada seorang perawat yang positif Covid-19. Maka malam itu juga manajemen RS menutup sementara pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IDG).
Setelah itu digelar rapat dan dilakukan deteksi dan screening siapa saja yang telah kontak langsung dengan perawat yang positif itu. Namun persoalannya adalah permohonan pengajuan pemeriksaan perawat itu sudah 20 hari yang lalu. Baru Selasa kemarin mendapatkan hasilnya dan dinyatakan positif Covid-19.
“Selain perawat itu ada tiga orang pasien lagi yang hasil pemeriksaannya positif. Tiga orang tersebut sudah pulang karena kondisinya membaik. Padahal hasil pemeriksaannya baru datang kemarin. Ini karena lamanya hasil pemeriksaan,” jelasnya.
Pihak RS juga melakukan tracking dengan siapa perawat itu melakukan kontak langsung selama ini. Setelah didata, ternyata ada 61 orang, kemudian dilakukan screening terhadap 19 orang diantaranya.














































































































Discussion about this post