Hasilnya 18 orang negatif, ada satu orang yang diduga positif Covid-19 dengan menggunakan CT-Scan. Tapi akan dilakukan pemeriksaan lanjutan guna memastikannya.
Terhadap 61 orang itu, lanjutnya, berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG). Mereka diwajibkan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Secara bertahap, mereka akan dipanggil RS untuk dilakukan tes CT-Scan.
“Kami menyadari, lamanya hasil pemeriksaan menjadi kendala bagi daerah untuk melakukan penanganan lanjutan, bila ada yang positif Covid-19. Pasalnya, banyak daerah juga yang mengirimkan sampel untuk diperiksa jadi tidak bisa hasilnya tidak bisa cepat diketahui. Kota Cirebon dan daerah lainnya belum memiliki alat yang cepat untuk mendeteksi Covid-19,” ungkapnya.
Pihaknya meminta kepada pemerintah pusat, untuk memberikan solusi ini. Agar daerah tidak kerepotan menghadapi hal yang demikian. Khususnya untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.
Namun pihaknya tidak akan menunggu pasrah begitu saja. Dalam program realokasi anggaran APBD, akan melakukan pengadaan pengetesan PCR. Dengan tentunya meminta panduan pelaksanaannya dari pemerintah pusat.














































































































Discussion about this post