KOTA CIREBON, (FC).- PT. Prodia Widyahusada (Prodia) mengadakan seminar nasional di Kota Cirebon dengan tema “Kupas Tuntas Masalah Alergi dan PenangananTepat Reaksi Alergi”.
Kota Cirebon menjadi kota ke-26 Seminar Nasional Awam Prodia yang diadakan di 50 kota di Indonesia dengan menghadirkan narasumber sesuai topik tematik yang akan dibahas.
Regional Head PT. Prodia Widyahusada Tbk, Ibu Dr. Mona Yolanda, M.Si mengatakan, seminar nasional ini menjadi salah satu kesempatan bagi Prodia mengajak masyarakat Cirebon dan sekitarnya untuk dapat meningkatkan awareness dalam permasalahan alergi.
Termasuk bagaimana pencegahan maupun penanganannya dengan Prodia yang siap mengiringi langkah masyarakat Indonesia untuk #MelangkahLebihJauh dan menjadi Personal and Precise Partner.
”Dengan menggandeng audiens dari kalangan umum, Prodia berharap bisa meningkatkan kesadaran di masyarakat tentang bagaimana cara kita mengenali gejala alergi dan apa yang harus dilakukanuntuk mencegah timbulnya alergi. Dengan harapan besar, semakin sedikit masyarakat Jawa Barat khususnya masyarakat Cirebon dan sekitarnya yang mengalami hal ini.” ucapnya.
Narasumber dalam seminar kali ini adalah dr.Menik Herdwiyanti,SpPD dan Riska Widyasari,S.Si.
Bertempat di Bandar Djakarta Restaurant, Minggu (9/7), seminar nasional yang turut didukung oleh InterSystems, Roche Diagnostics Indonesia, Illumina, Sysmex, PT. Inti Makmur Meditama, Summit, EMP dan PT.Saba Indomedika dan sponsor lainnya ini mengundang 100 peserta umum offline.
Dalam kesempatan ini dr.Menik Herdwiyanti,SpPD menjelaskan bahwa prevelensi rinitis alergi di Indonesia cukup tinggi.
“Meski belum ada data jumlah yang valid di Indonesia, namun dalam keseharian kejadiannya cukup tinggi. Mungkin karena belum banyak yang cukup waspada terhadap penyakit alergi. Jadi sebenarnya banyak tapi mungkin belum terdata dengan baaik,” ungkapnya
Terkait penanganannya, lanjut dr. Menik, tergantung bagaimana gejala yang dialami oleh pasien, karena setiap alergi itu akan memberikan gejala yang bervariiasi.
“Gejalanya ada yang ringan, ada yang sedang, dan bahkan ada yang berat hingga menyebabkan kematian. Jadi bagaimana penanganannya, perlu dievaluasi terlebih dahulu,” jelasnya
Regional Product Executive PT Prodia Widyahusada Tbk. Riska Widyasari mengatakan, untuk mengetahui apakah gejala yang dialami merupakan reaksi alergi atau bukan yaitu dengan melakukan pemeriksaan laboratorium.
“Dan yang terpenting adalah kita harus mengetahui jenis alergi yang kita miliki dengan cara melakukan pemeriksaan IgE Atopy Panel Indonesia atau IgE Atopy Panel Pediatri yang telah tersedia di Prodia dengan tujuan agar kita dapat menghindari alergen tersebut,” ujarnya
Branch Manager Prodia Cirebon, Annisa Anggraeni menyampaikan, Prodia berkomitmen untuk terus mengembangkan diri dalam teknologi ter-update dan terbaik untuk melakukan pemeriksaan laboratorium.
“Prodia juga mengembangkan layanan digital yang memberi kemudahan akses pesan online menggunaka naplikasi U by Prodia yang bisa diunduh di App Store dan PlayStore,” paparNancy.
Tidak hanya itu, imbuh Annisa, bahwa layanan Home Service atau Office Service juga disediakansehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan pemeriksaan tanpa perlu datang ke lokasi prodia.
Acara seminar ini mendapatkan kesan positif dari peserta. Hal ini dibuktikan dengan antusias peserta yang memberikan pertanyaan dan diskusi yang berlangsung interaktif.
Memasuki usia 50 Tahun, PT Prodia Widyahusada Tbk akan menggelar serangkaian kegiatan sepanjang tahun 2023.
Dengan mengusung tema “Personal and Precise Partnerfor Your Health”, seluruh rangkaian kegiatan ditujukan untuk menonjolkan eksistensi Prodia sebagai mitra kesehatan terpercaya masyarakat agar terus sehat dan dapat melangkah lebih jauh bersama Prodia.
Prodia telah membuktikan eksistensinya sebagai pelopor layanan kesehatan dengan jejaring layanan terluas dan terbesar di Indonesia.
Hingga saat ini, Prodia telah memiliki 276 cabang yang tersebar di 75 kota dan 79 kabupaten di seluruh Indonesia.
Mewujudkan visi sebagai centre of excellence, Prodia berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. (Andriyana)













































































































Discussion about this post