KOTA CIREBON, (FC).- Masalah kedisplinan pengunjung di Alun-alun Kejaksan, dalam menjaga kebersihan dan ikut memeliharanya dinilai masih rendah.
Akibatnya, seringkali alun-alun didapati sampah bertebaran dan beberapa bagiannya mengalami kerusakan.
Atas hal itu, Walikota Cirebon Nashrudin Azis sudah menginstruksikan kepada Sekda, untuk segera membentuk satgas pengawasan.
Guna mengawasi pengunjung dan memberikan arahan agar mematuhi peraturan selama berada di alun-alun.
“Iya satgas pengawasan, nantinya juga mengurai kerumunan, yang berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19 di alun-alun,” jelasnya kepada FC, Senin siang (17/5).
Azis juga membuka opsi lainnya, yakni membentuk Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD), dengan sejumlah petugas yang nantinya dibawah atau bertanggungjawab ke Bagian Umum Setda Kota Cirebon.
Terkait kerusakan bagian alun-alun, Azis menyebut hal ini karena amino masyarakat yang tinggi untuk mengunjunginya. Sehingga sadar tidak sadar, pengunjung menginjak rumput, naik ke gapura.
Bahkan neon box tulisan Alun-alun Kejaksan pun sempat mati karena tersenggol masyarakat yang tengah selfi.
“Kita juga akan atur waktu pengunjung. Karena pemeliharaan rumput dan bagian alun-alun lainnya juga butuh waktu yang rutin,” tandasnya. (Agus)













































































































Discussion about this post