KOTA CIREBON, (FC).- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cirebon menjalin kerja sama IAIN Syekh Nurjati Cirebon dikuatkan dengan penandatanganan nota kesepahaman antar kedua pihak.
Ketua Harian Kadin Kota Cirebon Ismayasari mengatakan Kadin merupakan induk dari seluruh organisasi di bidang usaha, dagang dan industri.
Kadin didirikan berdasarkan Undang-undang. Bahkan AD/ART Kadin dibuat langsung oleh presiden.
“Kami dari Kadin berterimakasih kami diterima dengan sangat baik di IAIN Cirebon,” ujarnya kepada FC, Rabu (14/4).
Dijelaskannya, dalam fungsinya, Kadin punya spesifikasi, yakni mendorong munculnya pengusaha-pengusaha muda untuk menambah kekuatan baru menggerakan ekonomi di daerah.
Sementara Wakil Rektor III IAIN Cirebon Ilman Nafi’a mengapresiasi insiatif Kadin berjejaring dengan IAIN. Menurutnya, IAIN punya serangkaian program yang bisa dikerjasamakan.
Pertama pihaknya ingin menggelar pasar kampus dalam seminggu, sehari dua jam saja. Dan itu baru terlaksana di beberapa fakultas saja, yang lain belum.
Program ini, kata Ilman, mendorong mahasiswa berlatih menjadi pengusaha sejak dini. Namun belum berjalan di seluruh fakultas.
“Karena Covid kemudian tidak bisa jalan,” ujar Ilman.
IAIN, kata dia, juga punya Senja Preneur, sebuah himpunan yang menaungi aktivitas mahasiswa yang ingin menjadi pengusaha.
Senja Preneur merupakan jelmaan HIPMI PT yang sempat eksis di IAIN.
Selanjutnya, IAIN bakal memaksimalkan peran Kantor dan Bimbingan Karir bagi mahasiswa. Pengelolaanya, kata Ilman, bakal melibatkan Kadin.
“Paling tidak kita (Kadin-IAIN) bisa sinergi mengadakan pelatihan-pelatihan. Bahkan mungkin magang bagi mereka-mereka yang ikut bimbingan karir tersebut,” tandasnya. (Agus)
















































































































Discussion about this post