KOTA CIREBON, (FC).- Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada proyek revitalisasi Alun-alun Kejaksan, Rabu siang (31/3).
Proyek yang dibiayai oleh APBD Provinsi Jabar dengan nilai sekitar Rp35 miliar.
Saat ini, alun-alun sudah bisa dikatakan selesai pekerjaannya oleh penyedia. Walaupun ada beberapa bagian kecil bangunan yang perlu pembersihan.
Eti mengatakan, Alun-alun Kejaksan akan dilaunching pada 7 April 202 bersamaan dengan peluncuran Bus Rapid Transit (BRT) yang akan melayani transportasi masyarakat Kota Cirebon.
“Saya bersama Pak Sekda, Kadis PUPR, Kadis DPKUKM, Kadishub, Kadis DKOKP melakukan pemeriksaan keseluruhan fasilitas Alun-alun Kejaksan. Guna memastikan semuanya berfungsi dengan baik sampai pada acara launching nantinya,” jelas Eti.
Disebutkan Eti, ada beberapa item kecil yang perlu diperhatikan oleh penyedia. Diantaranya pembersihan bangunan gedung, lampu-lampu dan bagian basement. Kemudian pemeliharaan tanaman dan fasilitas penunjang lainnya.
Eti juga menghimbau, jika nantinya alun-alun ini resmi dibuka untuk publik, agar masyarakat ikut memeliharanya.
Dengan mematuhi peraturan yang ada, seperti tidak membuang sampah, tidak mencorat-coret. Karena alun-alun ini merupakan ikon Kota Cirebon yang menjadi kebanggaan bersama.
“Untuk SKPD terkait, agar bisa memanfaatkan bangunan di alun-alun ini. Karena disediakan ruangan untuk produk UMKM, promosi pariwisata dan lainnya. Kemudian juga BRT bisa menjadikan alun-alun sebagai trayek yang dilewatinya,” imbuhnya. (Agus)











































































































Discussion about this post