KOTA CIREBON, (FC).- Program vaksinasi nasional tahap kedua untuk pegawai pekerja publik, khususnya para jurnalis sudah dilaksanakan.
Bertempat di gedung media lokal pada Senin (29/3), puluhan jurnalis dari berbagai media cetak maupun elektronik menjalani vaksinasi dosis kedua.
Salah seorang jurnalis Wahyu Riswandi menuturkan, dengan vaksinasi dosis kedua ini dirinya merasa terlindungi dari paparan Virus Covid-19.
Namun sesuai arahan dari petugas kesehatan, untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.
“Alhamdulillah, sebagai jurnalis yang termasuk pekerja pelayanan publik, saya diberikan kesempatan untuk divaksinasi,” ucapnya kepada FC.
Terkait efek samping dari vaksinasi, pria yang akrab disapa Walik ini mengatakan, pada vaksinasi pertama badan terasa pegal-pegal dan linu. Kemudian setelah itu, dirasakannya kantuk yang sangat berat.
Namun untuk yang kedua ini, dirinya belum merasa efeknya, mungkin baru tadi pagi divaksinasi.
Sudirman jurnalis media online lainnya mengungkapkan, dirinya tidak bisa ikut vaksinasi kedua ini. Lantaran adanya kegiatan liputan di luar kota, yang mengharuskan dirinya datang langsung.
“Iya saya tidak bisa vaksin kedua, ada liputan di Indramayu Kilang Balongan yang meledak. Ada sekitar tujuh jurnalis yang ke Indramayu. Tapi kita sudah menghubungi dinkes, katanya Selasa bisa menyusul,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Drajat dr Muhammad Amin mengatakan pelaksanaan vaksinasi hari ini diberikan untuk sekitar 450 sasaran, yang terdiri dari vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua.
Baca Juga: Vaksinasi untuk Awak Media Kemungkinan Diundur
“Pemberian vaksin dosis kedua ini untuk pegawai DKIS, wartawan, sebagain dari susulan pegawai Kecamatan dan Satpol PP. Untuk dosis pertama diberikan untuk pegawai PDAM hingga guru-guru,” ujar Amin.
“Jadi total hari ini total ada sekitar 450 sasaran, baik pemberian dosis kedua maupun pertama,” tambahnya.
Bagi yang menerima vaksin dosis pertama hari ini, kata Amin, akan dilakukan dosis kedua setelah 14 hari ke depan.
Sebelum masuk bulan Ramadhan, pihaknya memastikan pemberian dosis ke dua telah selesai.
“Untuk yang menjalani vaksin dosis pertama ini akan kami jadwalkan kembali tanggal 12 April 2021 untuk dosis kedua. Sebelum puasa pelaksanaan vaksin sudah selesai semua,” ungkapnya.
Sementara itu, kata Amin, bagi yang belum menjalani vaksin dosis kedua hari ini, bisa dilakukan keesokan harinya. Karena, pihaknya masih membuka pelayanan hingga Rabu besok.
“Kami masih membuka pelayanan di Gedung Kaliandra Hari Selasa dan Rabu. Jadi yang hari ini tidak bisa, bisa ikut di jadwal Selasa atau Rabu,” jelasnya.
Pihaknya berharap semua yang belum menerima vaksinasi kemarin atau tertunda, bisa melaksanakan vaksinasi semuanya. Sehingga, kekebalan komunitas bisa terbentuk. (Agus)













































































































Discussion about this post