KAB. CIREBON, (FC).- Camat Losari yang juga ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Losari, H. Moechlas akan menyisir komponen pelayan publik yang belum mengikuti vaksinasi.
Hal itu ditegaskannya saat mengikuti vaksinasi dan memantau pelaksanaan vaksinasi kepada para pendidik yang ada di Kecamatan Losari di Puskesmas Losari dan Puskesmas Astanalanggar, Kamis (18/3).
Menurut Moechlas, pada tahap vaksinasi yang berjalan saat ini sasarannya adalah pelayan publik, Kecamatan Losari menargetkan sekitar 2.000 sasaran yang dibagi dua Puskesmas.
Diantaranya di Puskesmas Astanalanggar sebanyak 248 sasaran. Sementara sisanya dipusatkan di Puskesmas Losari.
Dikatakannya, mereka yang menjadi target adalah para guru, kemudian pegawai kecamatan, para kuwu dan perangkat desa, pegawai BUMN, pegawai bank dan pelaku usaha lain yang ada di wilayah Kecamatan Losari.
Seluruh pelayan publik diharapkan bisa tersapu bersih untuk melakukan vaksinasi.
“Hasil akhir nanti akan kita evaluasi. Berharap seluruh pelayan publik ini dipastikan telah divaksin semuanya, bilamana ada yang belum, kita selaku satgas Covid-19 Kecamatan akan melakukan komunikasi dan teguran. Kita akan sisir agar dipastikan telah tervaksin kecuali karena alasan medis yang membuat mereka harus ditunda vaksinasinya,” ungkapnya.
Dijelaskan Moechlas, pada vaksinasi saat ini awalnya mendata juga untuk lansia, namun karena keterbatasan jatah vaksin, akhirnya mendahulukan pelayan publik.
Pada tahap selanjutnya yang menjadi sasaran kelompok lansia yang sudah di data tiap jumlahnya bervariatif, antara sekitar 500 sampai 700 orang.
Kemudian, lanjut Moechlas, khusus untuk Desa Losari Kidul vaksinasi juga akan menyisir pedagang pasar dan pelaksanaan vaksinasinya sendiri akan berkoordinasi dengan pihak puskesmas agar bisa dilakukan di balai desa masing-masing.
“Kecamatan Losari berada diwilayah perbatasan. Sangat rentan terjadinya penyebaran virus Covid-19, sehingga pengajuan vaksinasi lebih banyak, agar resiko penyebaran virus Covid-19 di Kecamatan Losari diharapkan bisa lebih diminimalisir dan berharap Covid-19 segera hilang,” harapnya.
Sementara, Kepala Puskesmas Astanalanggar, drg Widianingsih mengungkapkan, pada vaksinasi saat ini puskesmas Astanalanggar akan melakukan vaksinasi sebanyak 400 sasaran, namun droping vaksin hanya 200 vial.
Menurutnya, dalam sehari karena tempat kurang memadai, pihaknya melayani antara 40 – 70 orang, itupun dengan dibagi dua ses.
“Untuk saat ini sasaran puskesmas Astanalanggar adalah 248 guru, kemudian untuk para perangkat desa dan lansia, kemungkinan dilakukan dengan kita turun ke desa, wilayah kerja puskesmas Astamalanggar ada 4 desa, kita targetkan 70 persen dari sasaran berhasil dilakukan vaksinasi,” ungkapnya. (Nawawi)













































































































Discussion about this post