KOTA CIREBON, (FC).- Kelurahan Drajat Kecamatan Kesambi sepakat memanfaatkan 9 Baperkam di setiap RW yang akan di gunakan sebagai tempat singgah bagi warga yang rumahnya di pakai untuk isolasi mandiri.
Lurah Drajat Wati Sulastri menjelaskan pihaknya bersama Satgas Covid 19 Kelurahan melakukan rapat penanganan terhadap warga yang terpapar Covid – 19, untuk melakukan isolasi mandiri dirumahnya.
Sementara, keluarga dari warga yang dinyatakan positif mau tidak mau harus keluar sementara dari rumah tersebut.
“Jadi kami bersama Satgas Covid – 19, melakukan rapat untuk penanganan bagi warga yang positif Covid – 19. Berhubung tempat isolasi yang disediakan pemerintah penuh, jadi kami berinisiatif merubah Baperkam menjadi tempat singah bagi keluarga yang anggota keluarganya positif Covid – 19,” kata Wati, Rabu (16/12)
Wati melanjutkan, Baperkam sebagai tempat singah atas kesepakatan bersama, dengan syarat warga sudah dilakukan tes swab dengan hasil negatif.
“Misalkan warga ada yang positif Covid – 19, dan harus isolasi mandiri dirumahnya. Nah, anggota keluarga yang lain harus di tes swab, bila hasilnya negatif berarti harus keluar sementara, agar tidak terpapar,” ujarnya.
Menurut Wati, saat ini ada 11 warga Kelurahan Drajat yang positif Covid – 19, dan sedang melakukan isolasi mandiri yang disediakan oleh Pemerintah Kota Cirebon.
Selain itu, fasilitas Baperkam akan disediakan mulai dari tempat tidur dan sarana lainnya untuk kebutuhan warga yang nantinya akan tinggal sementara sampai anggota keluarganya dinyatakan negatif dari virus Covid – 19. (zaga/Job/FC)














































































































Discussion about this post