KAB. CIREBON, (FC).- Enam Karyawan PT Karang Mas Unggul (KMU) yang dinyatakan positif Covid-19 akhirnya dikarantina ke tempat yang lebih aman.
Warga yang tinggal di Perumahan Kanci Ragance Blok G 10 dan Blok G 11 RT 04/02 Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon akhirnya merasa lega.
Diberitakan sebelumnya, keenam pekerja PT KMU yang tengah melakukan isolasi mandiri tersebut diketahui warga melakukan aktifitas di luar rumah. Dan membuat warga di wilayah tersebut merasa ketakutan dan berujung adanya aksi penolakan warga.
Ditemui di ruang kerjanya, Plt Kuwu Kanci, Heriyanto mengatakan, alasan warga melakukan penolakan terhadap enam karyawan PT. KMU bukan tanpa alasan.
“Keresahan warga kami bukannya tidak beralasan, mereka itu (pekerja PLTU,-red) tengah melakukan isolasi mandiri. Seharusnya tidak keluar rumah, warga setempat mengetahui mereka beraktifitas di luar rumah, hingga membuat warga ketakutan dan berujung adanya aksi penolakan,” ungkapnya, Kamis (26/11)
Lebih lanjut Heriyanto menuturkan, alasan warga menolak selain diketahui para pekerja itu beraktifitas di luar rumah, mereka (pekerja,-red) merupakan warga pendatang yang ngontrak di BTN Kanci Regency.
“Jadi bukan asli warga Desa Kanci, keenam pekerja tersebut 4 diantaranya warga Bekasi, 1 warga Indramayu dan 1 lainnya warga Kabupaten Cirebon. Atas peristiwa tersebut, malam harinya kami melakukan pertemuan dengan warga yang dihadiri oleh perwakilan PT KMU dan perwakilan dari PT Hyundai. Dalam kesepakatan diputuskan keenam pekerja tersebut akan dilakukan evakuasi dan karantina di salah satu tempat, sementara dari pihak Hyundai menawarkan tempat karantina bagi pekerja tersebut di salah satu hotel yang ada di Indramayu,” jelasnya
Saat disinggung tempat baru isolasi mandiri keenam pekerja tersebut, Heriyanto tidak mengetahui secara pasti. Namun para pekerja tersebut sudah dievakuasi pada rabu kemarin sekitar pukul 11.00 WIB oleh pihak terakait.
“Yang saya tahu, pihak Hyundai menawarkan tempat di salah satu hotel yang ada di Indramayu. Yang terpenting adalah warga kami saat ini sudah tidak resah dan tidak ketakutan lagi,” pungkas Heriyanto. (Nawawi)
















































































































Discussion about this post