KAB. CIREBON, (FC).- Tanggal 10 Muharram atau lebih dikenal dengan hari assyura’ identik dengan hari santunan anak yatim. Adapun kebisaan kaum Muslimin menyantuni anak yatim dan fakir miskin maupun keluarga di bulan Muharram didasarkan pada hadis Rasulullah SAW
“Barangsiapa meluaskan (perkara) bagi keluarganya pada hari Asyura, maka Allah SWT akan meluaskan (perkara) baginya sepanjang tahun.” (HR. Baihaqi)
Kuwu Jatiseengkidul Kecamatan Ciledug, Johari mengatakan, dalam memperingati tahun baru Islam 1442 H, Pemerintah Desa Jatiseengkidul mengadakan pengajian umum dan santunan anak yatim.
“Setiap peringatan tahun baru islam, kami selalu rutin mengadakan pengajian umum dan santunan anak yatim, waktunya di tanggal 10 Muharram” kata Johari kepada FC, Minggu (6/9).
Menurutnya, 10 Muharram yang dikenal dengan hari assyura’ merupakan waktu yang baik untuk bisa lebih dekat dengan para anak yatim. Kegiatan santunan ini merupakan bentuk dari upaya untuk selalu dekat dengan mereka.
“Kami mencoba mengajak warga yang mampu untuk bisa berbagi dengan menyantuni anak yatim, setiap warga yang mempunyai kelebihan rezeki, mereka memberikan langsung kepada anak yatim” ujarnya.













































































































Discussion about this post