INDRAMAYU, (FC).- Plt. Bupati Indramayu Taufik Hidayat bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan gebrakan dengan turun langsung mengawal pendistribusian air untuk kebutuhan para petani di Indramayu
Langkah ini pun dilakukan Plt Bupati Indramayu untuk menjaga ketahanan pangan daerah agar panen Gadu tahun ini mencapai target
Dalam inspeksi tersebut Plt bersama rombongan mengendarai motor menelusuri tanggul sungai irigasi untuk memastikan pasokan air kepada petani aman. Plt Bupati pun melakukan pengecekan di pintu air BT 15 di Blok Jatok.
Setelah itu, kembali melanjutkan perjalanan menyusuri tanggul yang lembek menuju pintu air BT 16 dan melihat langsung kondisi sipon yang memotong arus sungai Cipanas di Kecamatan Terisi.
Kemudian dilanjut di pintu air BT 18 yang mengalami penurunan debit dan distribusi air ke wilayah-wilayah hulu terganggu. Bahkan, di pintu air ini menjadi tempat bertumpuknya sampah karena terhalang oleh rel kereta api.
Lalu dilanjut mengunjungi Bendung Sumur Watu (SW) dan Sipon SW 1 yang terletak di kecamatan Terisi . Di tempat ini, didapatkan sedimentasi yang sangat parah, bahkan sipon SW 1 mengalami kerusakan yakni bocor/jebol sehingga dorongan air tidak maksimal dan melebar kemana-mana.
Taufik Hidayat mengatakan, inspeksinya itu merupakan ikhtiar bersama dari unsur pimpinan daerah agar petani bisa panen dan menikmati hasilnya.
“Alhamdulilah, setelah inspeksi hari Sabtu lalu air sudah masuk dan sampai ke wilayah hulu yakni Gabuswetan, Losarang, dan Kandanghaur,” tegas Taufik.
Telah mengalirnya distribusi air ke wilayah Kecamatan Gabuswetan dan Kandanghaur itu diamini oleh masing-masing camat di wilayah tersebut.
Camat Kandanghaur, Iim Nurahim mengatakan, air tersebut sudah masuk ke wilayahnya sejak hari Senin lalu dan kini para petani kembali bersemangat dan muncul harapan baru apalagi ditambah dengan turunnya hujan dalam beberapa hari lalu.
“Kami berterima kasih atas upaya pimpinan kita, dan sekarang petani kembali bersemangat karena kerja keras pimpinan mengalirkan air ke wilayahnya. Bahkan sekarang petani mulai melakukan pemupukan terhadap sawahnya,” kata Iim. (Agus)












































































































Discussion about this post