KAB.CIREBON, (FC).- Dua pelajar SMP dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Sungai Cisanggarung, tepatnya di Blok Manwunteung, Desa Waled Desa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Rabu (22/4) siang. Hingga sore hari, kedua korban masih dalam proses pencarian oleh warga dan pihak terkait.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat empat pelajar SMP berenang bersama di bagian sungai yang dangkal.
Namun, salah seorang korban berenang ke tengah sungai yang memiliki arus dan kedalaman lebih tinggi. Seorang rekannya berusaha menyusul, tetapi keduanya justru terseret arus dan tenggelam.
Salah seorang warga, Rohmat, mengatakan dirinya mengetahui kejadian itu setelah menerima laporan dari warga dan langsung menuju lokasi.
“Awalnya ada laporan dari warga, saya langsung ke lokasi. Ternyata mereka berempat, satu sudah melapor ke Polsek, satu menunggu di pinggir, dan dua lainnya terbawa arus ke bagian sungai yang dalam,” ujarnya.
Menurut dia, kejadian tersebut baru dilaporkan ke pihak kepolisian sekitar pukul 16.00 WIB karena teman-teman korban sempat panik dan menunggu korban muncul ke permukaan.
“Katanya kejadian jam dua siang, tapi baru dilaporkan sekitar jam empat sore karena panik dan berharap temannya muncul,” katanya.
Sementara itu, Kuwu Desa Pakusamben Arif Solihin membenarkan salah satu korban merupakan warganya. Ia menyebut para korban merupakan teman satu sekolah di SMP PGRI Babakan.
“Saya mendapat informasi dari Polsek bahwa ada anak SMP yang tenggelam. Setelah dicek, benar salah satunya warga kami. Mereka teman satu sekolah,” ungkapnya.
Dua korban yang dilaporkan tenggelam yakni Aditya (15), warga Desa Pakusamben, Kecamatan Babakan, serta Dani Hakim, pelajar asal Desa Kudumulya.
Sementara dua pelajar lainnya yang selamat masing-masing Rendi (14) asal Kudumulya dan David (15) warga Desa Karangwangun. Arif berharap kedua korban segera ditemukan. “Mudah-mudahan cepat ditemukan dalam keadaan selamat,” harapnya.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak saat bermain di sungai, terutama ketika kondisi arus tidak menentu. (Nawawi)









































































































Discussion about this post