KAB.CIREBON, (FC).- Kebakaran melanda pabrik briket milik PT Kokomaya yang berlokasi di Desa Marikangen Blok Pulo RT 13 RW 07, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Rabu (25/2) petang.
Insiden tersebut diduga dipicu panas berlebih (over heat) pada salah satu oven produksi.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, kejadian pertama kali dilaporkan oleh Acep Dianto pada pukul 18.26 WIB.
Regu 1 Pos Sektor Weru diberangkatkan dua menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 18.43 WIB. Saat petugas tiba, api sudah membesar.
Untuk mencegah api merembet ke area sekitar, termasuk gudang rotan dan permukiman warga di sisi timur lokasi, Pos Sektor Weru meminta bantuan tambahan armada dari Pos Sektor Sumber dan Pos Sektor Palimanan.
Proses pemadaman dipimpin langsung Kepala Dinas Damkar Kabupaten Cirebon, didampingi Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan serta Kepala Seksi Pemadaman, Penyelamatan, dan Evakuasi.
“Api berhasil dipadamkan pada pukul 19.45 WIB, kemudian dilanjutkan proses pendinginan hingga pukul 20.40 WIB guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran ulang,” ujar Kepala Dinas Damkar Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra.
Dadang menjelaskan, berdasarkan keterangan karyawan, saat kejadian sedang berlangsung aktivitas produksi menggunakan tiga oven yang berjajar.
Oven nomor satu dari arah timur diduga mengalami over heat hingga memicu api yang membakar bahan baku dan merambat ke bagian atap bangunan berbahan kayu.
Satu oven diketahui berisi sekitar dua ton bahan baku briket. Material yang terbakar meliputi sekitar dua ton bahan baku briket serta material lain yang mudah terbakar di sekitarnya.
Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai 308 meter persegi dari total luas bangunan sekitar 1.000 meter persegi. Dengan demikian, sekitar 692 meter persegi bangunan berhasil diselamatkan.
Hingga kini, kerugian materil masih dalam pendataan dan tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka.
Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, antara lain Polsek Depok, anggota Polresta Cirebon, Koramil Plumbon, BPBD Kabupaten Cirebon, Tagana, RAPI, aparat desa, karyawan pabrik, serta satu relawan pemadam kebakaran (Redkar).
Petugas sempat menghadapi kendala berupa kerumunan warga yang menghambat manuver armada pemadam.
Namun secara keseluruhan, proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar dua jam 40 menit hingga situasi dinyatakan aman dan terkendali. Seluruh personel dan armada kemudian kembali ke pos masing-masing. (Johan)

















































































































Discussion about this post