KAB. CIREBON, (FC).- Puluhan aktivis Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cirebon menggeruduk Kantor Bupati Cirebon di Kecamatan Sumber, Rabu (14/1).
Aksi ini dilancarkan sebagai bentuk kekecewaan atas bencana banjir tahunan yang tak kunjung teratasi, sekaligus menuding minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai biang keladi kelalaian pemerintah daerah.
Ketua PMII Cirebon, Ruslan Baidowi Kamal, membeberkan data mengejutkan yang menjadi dasar tuntutan mereka.
Berdasarkan data dari SIPSN, persentase RTH di Kabupaten Cirebon hanya berada di angka 0,04 persen. Angka ini sangat jomplang dari amanat Undang-Undang yang mewajibkan luasan RTH minimal 30 persen dari total wilayah.
“Ini menandakan, bukan bencana alam yang disebabkan oleh intensitas hujannya saja, tapi ini adalah kelalaian dari pemangku kebijakan di Pemkab Cirebon. Kita mencari data di Pemkab Cirebon soal RTH sangat sulit sekali,” tukas Ruslan.
Ruslan menegaskan, bencana yang belum lama ini merendam 12 desa di delapan kecamatan adalah bukti nyata kegagalan Pemkab dalam mitigasi bencana.
“Pemerintah gagal memitigasi bencana banjir di Kabupaten Cirebon, dan pemerintah juga tidak melaksanakan kebijakan-kebijakan yang tertuang di dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW),” tambahnya.
PMII mendesak Pemkab Cirebon untuk mempublikasikan data dan dokumen RTH secara transparan melalui aplikasi online.
Meskipun tuntutan aksi telah disetujui dan ditandatangani langsung oleh Bupati Imron, para mahasiswa mengaku kecewa dengan jawaban Pemkab saat audiensi yang dinilai hanya formalitas belaka.
“Dengan disetujuinya tuntutan, berarti Pemkab Cirebon wajib melaksanakan tuntutan aksi PMII. Kita akan terus mengawal kerja-kerja Pemkab Cirebon,” tegas Ruslan.
Menanggapi aksi tersebut, Bupati Cirebon, H. Imron, mengapresiasi kepedulian PMII. Ia menyebut aksi mahasiswa menjadi motivasi bagi Pemkab untuk menangani penyebab banjir secara lebih komprehensif bersama seluruh lapisan masyarakat.
“Jadi kita sama-sama menangani banjir ini dengan masyarakat. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada PMII dan kami mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama menangani masalah banjir,” papar Bupati. (Ghofar)











































































































Discussion about this post