KAB. CIREBON, (FC).- Ketua Persatuan Pedagang Pasar Sumber (P3SR), H Syafi’i,mendesak agar pasar kembali dibuka seperti semula. Sebab, dengan ditutupnya pasar Sumber selama dua minggu, para pedagang merasa ada diskriminasi jika dibandingkan Pasar Pabuaran yang hanya ditutup tiga hari dengan kasus yang sama.
Seperti diketahui, pascaditemukan dua pedagang Pasar Sumber positif Covid-19, pasar ini ditutup selama dua minggu oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon. Begitu pula, di Pasar Pabuaran setelah ditemukan satu pedagang positif Covid-19, selama tiga hari pasar ini juga ditutup.
“Kami meminta agar Pemda secepatnya kembali membuka Pasar Sumber seperti dulu. Kenapa harus dibedakan anatara pasar sini dengan Pabuaran, padahalkan kasusnya sama dan yang menangani juga sama,” kata Ketua P3SR, H Syafi’i, Rabu (3/6).
Selain itu, kata dia, pihaknya juga meminta agar Pemda Kabupaten Cirebon dapat mengembalikan citra masyarakat dan pedagang Pasar Sumber. Sebab, pasca adanya kasus pedagang yang positif Corona, image di masyarakat lain menjadi jelek. Bahkan, tidak sedikit masyarakat setempat yang ingin berjualan di pasar lain diusir, tidak boleh berjualan
“Karena kebanyakan pedagang Sumber yang berdagang di pasar lain ditolak,” kata Syafi’i.
Pihakhya juga sangat menyayangkan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cirebon saat melakukan penjemputan pedagang Pasar Sumber yang positif Corona. Ia menilai sangat berlebihan dan petugas telah melanggar protap penjemputan pasien positif Corona ini.















































































































Discussion about this post