Sementara itu, diakui salah seorang pedagang Pasar Sumber, Rusdi, dengan adanya kasus ditemukan dua pedagang Pasar Sumber positif Corona, masyarakat dan pedagang setempat merasa dikucilkan dan adanya diskriminasi dari Pemda Kabupaten Cirebon.
Sebab, aku dia, Pemda Kabupaten Cirebon hanya melakukan sosialiasasi kepada para pedagang bahwa pasar ditutup selama dua minggu, kemudian mengeksekusi penutupan. Namun setelah itu tidak ada solusi apalagi kompensasi dari pemerintah untuk para pedagang.
“Pemerihtah hanya melakukan sosialisasi dan eksekusi tanpa ada solusi bagi para pedagang. Jadi kami meminta adanya soluasi dari pemetintah, jangan sampai pedagang ini mengeluarkan somasi. Kompensasi bagi para pedagang ini tidak ada. Kami tidak menuntut kompensasi tapi kami inginkan agar pasar dibuka kembali dan mengembalikan citra pasar Sumber ini seperti dulu,” kata Rusdi. (Suhanan)















































































































Discussion about this post