KAB. CIREBON, (FC).- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon per hari Kamis (15/9) telah melakukan imunisasi kepada 170.588 anak dari target 256.047 sasaran selama Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), baik imunisasi kejar maupun tambahan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, dr Hj Neneng Hasanah mengatakan, untuk sasaran imunisasi pada BIAN tahun 2022 ini mencapai 256.047 yang terdiri atas imunisasi kejar seperti OPV, IPV, dan DPT-HB-Hib, serta imunisasi tambahan MR atau campak dan rubella.
Menurutnya, untuk sasaran imunisasi tambahan MR terdapat 137.113 anak, dan kini sudah melakukan imunisasi kepada 110.834 atau 80,8 persen dari target sasaran. Kemudian untuk imunisasi OPV dari sasaran 20.755 anak, kini yang telah disuntik mencapai 10.928 anak atau 52,7 persen. Selanjutnya imunisasi IPV menyasar 50.727 anak dan sudah mencakup 56,4 persen atau 28.585 anak.
“Sedangkan DPT-HB-Hib kami telah melakukan imunisasi kepada 20.241 anak dari target 47.452 anak,” ujarnya.
Neneng memastikan capaian imunisasi pada program BIAN sudah sesuai dengan target, dan progres, sehingga pihaknya optimistis pada akhir September 2022 nanti dapat terpenuhi.
Untuk itu semua puskesmas juga dikerahkan, termasuk desa-desa juga dilibatkan. Karena target imunisasi campak dan rubella harus mencapai 95 persen, untuk itu ketika ada masyarakat yang memiliki anak dan tidak diikutsertakan imunisasi, maka pihaknya akan menyisir di setiap daerah.
“Kami pastikan akan menyisir anak yang belum diimunisasi di puskesmas atau posyandu,” katanya.
Di akhir Neneng menambahkan, ada 15 puskesmas yang sudah mencapai target imunisasi tambahan MR, diantaranya adalah Puskesmas Bunder, Puskesmas Cibogo, Puskesmas Gunungjati, Puskesmas Kalimaro, Puskesmas Kedaton, Puskesmas Kepuh, Puskesmas Kubangdeleg, Puskesmas Palimanan, Puskesmas Plumbon, kemudian Puskesmas Sedong dan Puskesmas Sindanglaut.
” Selain itu Puskesmas Sumber, Puskesmas Susukan, Puskesmas Susukan lebak dan terakhir Puskesmas Waruroyom,” pungkasnya. (Ghofar)












































































































Discussion about this post