KOTA CIREBON, (FC).- Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kian pesat. Namun, penggunaannya harus dibatasi oleh etika agar tidak menimbulkan dampak negatif, terutama terkait keamanan dan privasi data.
Hal ini disampaikan Dekan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Catur Insan Cendekia (UCIC) Cirebon, Marsani Asfi, menanggapi kasus penyalahgunaan AI untuk mengedit foto siswi SMA di Kota Cirebon hingga menjadi tidak senonoh.
Menurutnya, kasus tersebut menjadi peringatan penting bahwa teknologi bisa disalahgunakan jika tidak digunakan dengan bijak.
“AI tidak bisa dipakai sembarangan, apalagi untuk hal-hal yang tidak beretika kemudian disebarkan. Karena data, termasuk foto, sangat mudah dimanipulasi dengan teknologi AI,” ujarnya.
Marsani menjelaskan, kekuatan AI terletak pada data yang bertebaran di internet maupun media sosial. Data tersebut bisa diambil, diolah, lalu dimanfaatkan, termasuk untuk tujuan yang keliru.
“Foto, misalnya, bisa dimanipulasi. Maka, kebenaran terhadap data aslinya harus dijaga,” tegasnya.
Ia menambahkan, di era keterbukaan informasi saat ini, semua orang dapat mengakses teknologi. Karena itu, penggunaannya harus diarahkan pada hal-hal yang positif.
“Gunakan AI untuk hal bijak, misalnya pembelajaran. Anak-anak pelajar sangat membutuhkan bimbingan agar tidak salah pakai. Karena perubahan data dengan AI bisa berdampak negatif,” kata Marsani.
Terkait kasus yang terjadi di Cirebon, Marsani mengakui penyebaran foto yang sudah telanjur tersebar akan sulit dihentikan.
“Bisa ditelusuri melalui media apa disebarkan, apakah lewat medsos yang terbuka atau lingkup tertentu. Tapi kalau sudah di-screenshot dan terus menyebar, akan semakin sulit dikendalikan,” jelasnya.
Ia pun berpesan agar orang tua maupun guru turut aktif memberikan pengawasan dan edukasi kepada anak-anak.
“Ke depan, kasus semacam ini bisa semakin marak. Karena itu, orang tua harus mengingatkan anak-anaknya agar tidak menggunakan AI untuk melanggar privasi orang lain. Guru juga perlu mengingatkan di kelas. Penggunaan internet harus ada batasan, karena ada sisi positif dan sisi negatif yang harus diawasi,” pungkasnya. (Agus)
















































































































Discussion about this post