MAJALENGKA,(FC).- Sebanyak 127 desa di wilayah Kabupaten Majalengka yang tersebar di 26 kecamatan, akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada Sabtu 22 Mei mendatang.
Tentunya sukses tidaknya perhelatan demokrasi enam tahunan di tingkat desa ini tergantung dari kesiapan panitia pemilihan di tingkat desanya masing masing.
Dari itu dalam mengangkat atau menunjuk seseorang untuk masuk ke jajaran panitia Pilkades, tentunya harus mempunyai kredibilitas yang baik di mata masyarakat.
Jangan sampai pesta demokrasi enam tahunan ini diciderai oleh segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Seyogyanya, seseorang yang masuk ke jajaran Panitia Pemilihan, harus bisa membawa kepentingan suksesnya Pilkades, bukan membawa kepentingan golongan atau kepentingan dari salah satu kandidat calon kades tertentu,” kata Zaenuri selaku Ketua BPD Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, saat melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan kepada sebelas anggota panitia Pilkades setempat, Rabu (17/2).
Dikatannya, sebelum melakukan pelantikan, pihaknya bersama Pemdes Gandawesi berikut tokoh masyarakat melakukan pra musyawarah pembentukan panitia Pilkades.
Tujuannya untuk menjaring nama nama yang dinilai kredibel atau mampu dalam menjalankan tugas sebagai panitia pemilihan.
“Nama-nama yang dilantik pada hari ini, adalah hasil dari penjaringan yang selektif dan masukan dari semua komponen masyarakat. Sehingga diharapkan nantinya bisa bekerja sebaik mungkin agar Pilkades di Desa Gandawesi ini sukses tanpa ekses,” tegas Zaenuri, yang juga menjabat Kepala Sekolah di SMK PGRI Jatiwangi.
Namun walaupun demikian, manakala ditengah perjalanan, ada panitia Pilkades yang melanggar sumpah dan janjinya, maka BPD selaku pemangku hajat di pesta demokrasi desa ini, akan mengambil tindakan tegas, yakni bisa teguran atau juga pemberhentian.
“Tapi pihaknya percaya, nama-nama yang dilantik pada hari ini adalah mereka yang mempunyai jiwa kesatria,” pungkas Zaenuri.
Sementara itu, Kades Gandawesi Dodo Suhada, meminta masyarakat tetap menjaga kondusifitas, menjelang dan pasca Pilkades.
Yang penting siapapun pemimpin di desa ini, nantinya harus bisa membangun Desa Gandawesi ke arah yang lebih baik.
“Sisa jabatan saya berakhir Juli mendatang, dari itu saya menghimbau agar masyarakat tetap menjaga silaturahmi dan persaudaraan walau diantara kita berbeda pilhan,” pungkas Kades Didii. (Munadi)












































































































Discussion about this post