KAB.CIREBON, (FC).- Warga RW 07 Warungasem, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Jalan Ir Soekarno, Minggu (5/4).
Penutupan dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon yang dinilai tidak merespons keluhan warga terkait penumpukan sampah sejak Lebaran.
Ketua RW 07, Yeyet Nurhayati, mengatakan sampah di lokasi tersebut tidak diangkut dalam beberapa waktu terakhir hingga menumpuk dan meluber ke jalan.
“Sampah ini dari Lebaran sudah tidak diangkut,” ujarnya.
Kondisi tersebut mengganggu kenyamanan warga, khususnya di lingkungan perumahan sekitar. Saat hujan, sampah terbawa aliran air dan mencemari lingkungan.
“Kalau hujan, sampahnya ke mana-mana. Ini sudah membahayakan kesehatan,” kata Yeyet.
Ia menyebut warga telah berupaya berkomunikasi dengan DLH, termasuk Sekretaris DLH Kabupaten Cirebon, Fitroh Suharyono. Dari hasil komunikasi, diketahui pengangkutan terkendala banyaknya armada yang mengalami kerusakan.
“Katanya armada pengangkut banyak yang rusak, jadi tidak bisa rutin,” jelasnya.
Meski demikian, warga menilai kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Selain menutup TPS, warga juga melakukan kerja bakti membersihkan sebagian sampah.
“Warga tidak akan protes kalau pengangkutannya berjalan normal,” tegasnya.
Warga mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret karena persoalan sampah dinilai sudah mendesak.
Sementara itu, Camat Talun, Agus Alamsyah, mengatakan penanganan darurat akan dilakukan dengan mengerahkan alat berat dan armada truk untuk mengangkut sampah.
“Besok akan dikerahkan alat berat dan armada untuk mengangkut sampah serta meratakan tumpukan,” katanya.
Pengangkutan dijadwalkan mulai Senin (6/4) dengan melibatkan pemerintah kecamatan, desa, serta dinas terkait.
Agus memastikan pihaknya bersama warga berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut.
“Kami ucapkan terima kasih kepada warga, DLH, dan DPUTR yang bersama-sama menangani masalah ini. Besok mulai diangkut,” ujarnya.
Sebelumnya, warga Perumahan Puri Cirebon Lestari juga sempat melayangkan protes dan menolak keberadaan TPS di lokasi tersebut. (Johan)














































































































Discussion about this post