MAJALENGKA, (FC).- Volume kendaraan yang akan melintas di Tol Cipali diprediksi akan meningkat 12,6 persen pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020-2021. Hal itu mengingat momen Nataru kali ini didasari dengan adanya libur panjang yang lebih lama dibanding dengan tahun 2019 lalu.
Demikian keterangan dari pihak PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku pengelola Tol Cipali yang kini memiliki brand nama ASTRA Tol Cipali. Untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas kendaraan di jalur Tol Cipali tersebut, PT LMS telah melakukan serangkaian persiapan, guna kelancaran dalam menyambut Nantaru.
“Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat Nataru, ASTRA Tol Cipali akan memaksimalkan pengoperasian di Gerbang Tol Palimanan dengan membuka 30 Gardu Tol Otomatis dan 15 mobil reader,” kata Direktur Operasi PT. Lintas Marga Sedaya, Agung Prasetyo melalui siaran pers yang diterima wartawan FC, Kamis (17/12).
Menurut Agung, puncak arus lalu lintas pada Nataru 2020-2021 mendatang, diperkirakan terjadi dua gelombang. Untuk gelombang pertama diperkirakan terjadi pada tanggal 24 sampai 27 Desember 2020.
Untuk volume kendaraannya, sambung dia, tanggal 24 diprediksi mencapai 95.675 unit kendaraan, dan tanggal 27-nya diperkirakan 94.636 kendaraan.
“Nah, untuk gelombang keduanya, diprediksi terjadi pada periode 31 Desember, yakni sebanyak 84.538 dan 3 Januari 2021 sebanyak 85.098 unit kendaraan,” katanya.
Agung menambahkan, untuk menghadapi libur Nataru ini, oihaknya memastikan bahwa jalur dan marka jalan di Tol Cipali dalam kondisi baik, sehingga semua jalur dapat dilalui dengan lancar, aman, dan nyaman.
“Selain itu, beberapa layanan juga kami tingkatkan, sepeeti penambahan 4 unit gardu satelit di gerbang Tol Palimanan, kemudia penambahan 2 unit Variable Message Sign (VMS) yang berada di jalur Cikopo dan Palimanan. Adapun total VMS yang tersebar di sepanjang Tol Cipali, sebanyak 9 unit,” pungaksnya. (Ibin)










































































































Discussion about this post