KAB. CIREBON, (FC).- Vaksinasi untuk warga Kabupaten Cirebon sudah mencapai target yang telah ditentukan oleh pemerintah.
Bupati Cirebon, H Imron mengatakan, saat ini warga Kabupaten Cirebon yang sudah mengikuti vaksin, sudah mencapai 100 persen dari target yang ditentukan oleh pemerintah.
Untuk capaian vaksinasi berdasarkan kegiatan yang diselenggarakan di Kabupaten Cirebon, saat ini sudah mencapai 1.608.121 atau setara 90,11%.
“Tapi kalau kegiatan berdasarkan KTP Kabupaten Cirebon, sudah mencapai 1.817.142 atau 101.92 %,” ujar Imron, Selasa (15/3).
Imron menjelaskan, untuk vaksinasi tahap 2, berdasarkan kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Cirebon, sudah mencapai 70,51 persen atau 1.257.096 jiwa.
Sedangkan capaian vaksinasi tahap 2 berdasarkan KTP Kabupaten Cirebon, lebih tinggi dibandingkan capaian dari kegiatan yang sudah dilaksanakan di Kabupaten Cirebon.
“Vaksinasi berdasarkan KTP Kabupaten Cirebon, saat ini sudah mencapai 1.417.390 atau 79.50 %,” kata Imron.
Saat ini ujar Imron, pihaknya sedang mengejar kegiatan vaksinasi booster atau vaksinasi tahap 3. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Kabupaten Cirebon, yang sudah mendukung kegiatan vaksinasi.
“Saya juga mengapresiasi kepada para nakes, yang rela lembur untuk bisa mencapai target vaksinasi,” kata Imron.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, dr Hj Neneng Hasanah menegaskan, capaian target vaksinasi Covid-19 yang memang sudah di angka 100 persen adalah berdasarkan KTP.
Mereka yang terdata sebagai warga Kabupaten Cirebon dan telah melakukan vaksinasi di fasyankes di berbagai daerah.
Namun untuk Fasyankes yang ada di wilayahnya, kata Neneng, 90,17 persen dosis pertama dan 71,51 persen dosis kedua.
Makanya, dari target pemerintah sudah tercapai. “Indikator capaian vaksinasi Covid-19 tersebut berbasis pada data KTP dengan warga yang berkependudukan NIK Kabupaten Cirebon. Namun tervaksin di tempat layanan vaksinasi di luar faskes Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, atas tercapainya target yang telah ditentukan maka banyak faktor keuntungan yang bisa dirasakan.
Di mana tidak menutup kemungkinan salah satunya segera terbentuk herd immunity masyarakat. Meski demikian, kata Neneng, asalkan semua masyarakat sudah divaksin dan tetap menerapkan 5 M.
“Asalkan dua protap tersebut dilaksanakan maka mau ada jenis varian covid apapun, insyaallah bisa dilawan,” katanya.
Neneng menambahkan, setelah vaksinasi menyasar kawasan industri tentunya vaksinasi bagi masyarakat umum juga tetap juga menjadi priorotas.
“Karena semua sektor harus berjalan, terutama pada faktor penujang perputaran ekonomi. Sehingga jika masyarakat sehat maka kehidupan berekonominya bisa seimbang juga,” ungkapnya. (Ghofar)















































































































Discussion about this post