KOTA CIREBON, (FC).- Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) melakukan penyemprotan disinfektan di kantor yayasan, Rusunawa dan seluruh Kampus UGJ, Senin (16/3).
Penyemprotan ini di lakukan guna mengantisipasi penyebaran virus corona dan agar lingkungan kampus menjadi steril. Selain melakukan penyemprotan disinfektan, UGJ mengikuti peraturan pemerintah dengan menghentikan semua aktivitas kampus baik dosen dan mahasiswa dari tanggal 16-30 maret, guna menghindari kerumunan orang banyak.
Meski aktifitas kampus di hentikan dan tidak ada tatap muka antara dosen dan mahasiswa, UGJ menerapkan sistem perkuliahan secara daring (online). Dengan seperti itu, dosen masih bisa memberi tugas kepada mahasiswa secara online, lalu mahasiswa bisa mengumpulkan tugasnya secara online.
Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati, Siswoyo, mengatakan akan mengambil langkah-langkah antisipatif yang strategis lainnya seperti absensi kehadiran finger print sementara ditiadakan dan diganti dengan absensi manual.
“Selain meliburkan perkuliahan tatap muka di kelas dan menggantinya dengan perkuliahan melalui daring (online), untuk ini kami mengambil langkah-langkah antisipatif lainnya, seperti finger print sementara di tiadakan dan diganti dengan absesnsi manual,” jelas Siswoyo.
Selaku Rektor, Siswoyo juga membentuk team Rescue melalui tim medis yang dimiliki Fakultas Kedokteran UGJ melalui Klinik Cakrabuan,a yang berada didalam lingkungan Kampus III UGJ guna memberikan edukasi dan penjelasan kepada sivitas ataupun masyarakat luas baik secara langsung maupun melalui jaringan online, agar masyarakat memahami tentang pencegahan penyebaran virus Covid-19.
“Dihimbau dan diperintahkan kepada seluruh pejabat struktural, dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan agar tetap waspada dan meningkatkan upaya kesehatan diri masing-masing dilingkungan kerja dan rumahnya serta menunda perjalanan baik kedinasan maupun keluarga keluar daerah dan keluar negeri,” tambah Siswoyo. (Indah)













































































































Discussion about this post