KOTA CIREBON, (FC).- The Truly Sisters mengadakan acara talkshow yang membahas fenomena E-Girl, menggandeng English Call dan Miss Eart Indonesia Best Talent 2019, Mauretha Aline sebagai pembicara pada Sabtu (30/7).
The Truly Sisters adalah sebuah komunitas influencer khusus wanita, sekaligus manajemen influencer yang baru dibentuk dalam beberapa tahun ini di Kota Cirebon.
Tujuan dari komunitas ini sebagai wadah para wanita berkarya dan juga mengembangkan potensi yang dimiliki dengan fokus sebagai kreator di berbagai platform media sosial.
KOL Management dan Marketing The Truly Sisters, Thifal Islami mengatakan, acara talkshow ini diadakan untuk menambah wawasan para influencer naungan The Truly Sisters agar lebih paham mengenai pekerjaanya sebagai influencer, menambah kepercayaan diri, dan dapat menanamkan sikap profesionalitas.
“Fokus The Truly Sisters ingin menumbuhkan mindset kepada influencer bahwa penampilan dan followers bukanlah aspek utama untuk menjadi influencer melainkan memiliki Personnal Branding dan Attitude yang baik pun tidak kalah pentingnya untuk menunjang karir sebagai influencer,” kata Thifal
Acara talkshow yang digelar di Kopi Roemah Kesambi itu mendapat sambutàn antusias dari para peserta yang datang dari wilayah III Cirebon.
Dalam talkshow ini, Mauretha Aline sebagai salah satu pembicara berharap acara seperti ini akan terus berlanjut rutin kedepannya.
“Karena saya senang sekali jika generasi muda saat ini aktif dalam acara seperti ini. Selain mereka bisa menambah ilmu juga dapat menambah relasi pertemanan positif satu sama lainnya” tutur Miss Eart Indonesia Best Talent 2019 ini.
Di acara talkshow ini Aline banyak mengupas tentang apa itu E-Girl, dan fenomena yang berkembang sekarang.
Dijelaskan Aline, dulu, sekitar tahun 2010-an, E-Girl atau electronic girl adalah sebutan buat seseorang yang memiliki pesona online di internet.
Mereka adalah para gamers dengan gaya fesyen yang menjadi ciri khasnya masing-masing pada konten video.
“Seseorang itu mempunyai ciri khas tertentu, dan gaya fashionnya itu biasanya berbeda dari orang lain,” katanya.
Dari youtuber gaming, fenomena e-girl itu kemudian sekarang berkembangi hingga konten yang membahas tentang kuliner dan sebagainya.
Aline juga menyinggung fenomena bersosial media di jaman sekarang.
Menurutnya, untuk menjadi viral, seseorang harus mempersiapkan segalanya dengan matang, dari segi konten, penampilan, serta kepercayaan diri.
“Dan yang paling terpenting adalah mental. Karena tidak sedikit konten creator muda redup Namanya ketika sedang melambung tinggi karirnya. Salah satu faktor yang menyebabkan hal tersebut ialah tidak mempersiapkan mental untuk menjadi terkenal,” papar Aline.
Sementara itu, English Call sangat berantusias untuk mendukung acara ini karena para influencer akan memiliki value lebih ketika memiliki kemampuan berbahasa inggris yang baik.
Hal tersebut dapat meningkatkan Personnal Branding dan Profesionalitas dalam menjalani karir sebagai Influencer.
English Call adalah online private bahasa Inggris yang sudah eksis di Kota Cirebon. The Truly Sister menggandeng English Call karena begitu pentingnya basic bahasa Inggris bagi Profesional Influencer.
Founder The Truly Sisters, Laila Safarina Husada mengatakan, The Truly Sister akan konsisten untuk mengadakan event seperti ini, mengingat visi utamanya adalah ingin menjadi wadah untuk para wanita berkarya, mengembangkan potensi dan menambah wawasan para anggotanya.
^Untuk bergabung dengan The Truly Sister untuk saat ini prosesnya sangat mudah cukup DM IG @thetrulysisters, dan tidak ada syarat minimal followers siapapun dapat bergabung yang terpenting adalah niat dan percaya diri,” tutur Laila. (Andriyana)















































































































Discussion about this post