KAB. CIREBON, (FC).- Jalan yang menghubungkan Kecamatan Babakan dengan Kecamatan Karangsembung, tepatnya di Desa Gembongan Mekar, Kecamatan Babakan, yang menuju Desa Tambelang kondisinya rusak berat. Tidak ada kenyamanan sedikitpun ketika melintasi jalan tersebut.
Kuwu Desa Gembongan Mekar, Kamaludin kepada FC menjelaskan, jalan poros desa yang menjadi penghubung antara Kecamatan Babakan dengan Kecamatan Karangsembung tersebut merupakan jalan Kabupaten yang menjadi kewenangan Pemkab Cirebon.
Namun saat ini kondisinya sudah hancur total, jangankan kendaraan roda empat, untuk kendaraan roda dua saja sudah sangat sulit melintasinya lantaran lubang-lubang yang terdapat di jalur jalan tersebut sudah seperti balong ikan.
Padahal, aku Kamaludin, jalur tersebut jika diberdayakan dan dimaksimalkan fungsinya akan menjadi jalur alternatif penghubung antara beberapa kecamatan di wilayah timur Kabupaten Cirebon, jalur tersebut merupakan penghubung Kecamatan Babakan, Gebang, Pabedilan, Losari yang dengan Kecamatan Karangsembung, Karangwareng, Lemahabang, Astanajapura, Susukanlebak, Sedong dan sekitarnya.
“Jalan ini merupakan jalan alternatif di wilayah tengah, selain di jalur selatan ada jalur Pabuaran Karangwareng dan di wilayah utara ada Jalan Pantura, kondisi tersebut sudah bertahun-tahun belum juga dituntaskan perbaikannya,” jelasnya, Senin (1/8).
Menurutnya, jalur penghubung antar kecamatan di wilayah timur Kabupaten Cirebon tersebut dengan panjang sekitar 1.000 meter yang masih belum tersentuh perbaikan, memang sudah ada upaya perbaikan di ujung perbatasan dengan Desa Tambelang Kecamatan Karangsembung , namun sisanya sekitar 1.000 meter masih belum tersentuh, diharapkannya, Pemkab Cirebon bisa segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan tersebut secara tuntas.
Menurutnya, dipastikan jalur tersebut akan ramai dilintasi kendaraan, karena menjadi jalan alternatif yang sangat strategis, dipastikan juga jalur tersebut akan membuka akses perekonomian warga antar kecamatan dan tentunya Desa Gembongan Mekar akan menerima manfaat yang sangat besar dengan dibukanya jalur tersebut.
“Kalau melihat kondisi jalan saat ini, jangankan kendaraan roda empat, kendaraan roda dua saja sangat susah melintas, apalagi sudah musim hujan,” keluhnya.
Sementara salah seorang pengguna jalan, Hermawan yang merupakan warga Desa Tambelang Kecamatan Karangsembung mengatakan, dirinya hampir setiap hari melintasi jalan tersebut.
Tempat kerjanya di sebuah pabrik sepatu yang berada di wilayah Kecamatan Pabedilan membuat dirinya memilih melintas jalan tersebut, karena jalur yang terdekat daripada harus berputar dari jalan pantura atau jalur Pabuaran-Karangwareng. Akan tetapi kondisi jalan yang sangat rusak parah membuat dirinya mengeluh lantaran telah sejak lama tak kunjung diperbaiki.
“Kalau saya menginginkan jalan tersebut segera diperbaiki, terkadang dengan kondisi jalan seperti ini membuat sepeda motor yang saya tumpangi beberapa kali hampir terjatuh, kalau onderdil seperi plat nomor, tutup kenalpot sering lepas, sehingga harus benar-benar pelan meskipun terkadang harus buru-buru sampai tempat kerja,“ terangnya. (Nawawi)
















































































































Discussion about this post