JAKARTA, (FC).- Menyambut tahun baru 2026, VMS Studio merilis film drama terbaru berjudul Penerbangan Terakhir yang akan tayang di bioskop mulai 15 Januari 2026.
Film ini juga sangat relevan dengan viralnya berbagai kisah-kisah skandal di dunia penerbangan yang belakangan juga menjadi
perbincangan netizen di media sosial.
Menyambut tayangnya secara reguler pada 15 Januari 2026 di bioskop Indonesia,
film Penerbangan Terakhir lebih dulu menggelar special screening di 10 kota.
Pada 11 Januari 2026, Penerbangan Terakhir diputar lebih dulu di Bogor (Mall BTM XXI), Depok (Margo City XXI), Cirebon (CSB XXI), Surabaya (Royal XXI), dan Makassar (Panakkukang CGV).
Sebelumnya, film ini juga telah menggelar special screening di Jakarta (Blok M Plaza
XXI), Tangerang (Tang City XXI), Palembang (PTC Mall CGV), Bekasi (Living World
XXI), dan Malang (Town Square Cinepolis) yang mendapat sambutan meriah dari
para penonton.
Di tengah banyaknya skandal yang melibatkan pramugari dan pilot, film ini secara dekat mengungkap kebenaran cerita dari sudut pandang yang belum pernah
diketahui oleh banyak orang.
Memperlihatkan dampak dari viralnya cerita yang baru tersebar sebagian, dan memotret cara perempuan yang kerap kali menjadi korban dan judgement dari masyarakat bisa melalui peristiwa yang menimpanya, dan
bangkit.
Tiara (Nadya Arina) adalah pramugari baru. Ia lalu bertemu dengan seorang pilot
muda kharismatik, Kapten Deva (Jerome Kurnia).
Awalnya, pertemuan mereka
terasa manis dan seperti sebuah kisah dalam film romance.
Hingga akhirnya terungkap bahwa sebenarnya Kapten Deva telah memiliki calon tunangan bernama Nadia (Aghni Haque) yang juga merupakan pramugari senior. Tiara pun kecewa.
Nadia ingin Tiara hancur. Kapten Deva ingin mempertahankan cinta dari keduanya. Tapi, netizen sudah terlanjur menghakimi Tiara.
Apa yang terjadi selanjutnya?
“Kapten Deva itu sangat manipulatif dan kharismatik. Kelihatannya green, atau bisa
jadi redflag. Kapten Deva menganggap dirinya itu paling benar dan paling green, dia
enggak pernah anggap dirinya itu redflag, karena cowok redflag dan manipulatif itu
enggak pernah mau ngaku,” kata Jerome Kurnia.
Sementara itu, Aghni Haque, yang memerankan Nadia, mengungkapkan, di film ini
ia mungkin akan dilihat oleh penonton melakukan berbagai kegilaan. Namun, bagi
Aghni, Nadia punya sudut pandangnya sendiri.
“Sebagai pasangan, tentu akan melakukan apapun agar tidak ditinggalkan
pasangannya kan? Makanya tindakan yang mungkin ekstrem buat saya, akhirnya itu
adalah suatu kebenaran, karena siapa sih yang mau ditinggalkan pasangannya?”
Kata Aghni Haque.
“Cerita di film Penerbangan Terakhir itu terjadi di sekitar kita. Skandal aviasi itu
sesuatu yang kita pernah dengar tapi belum pernah liat realisasinya. Jadi film ini
bakal jadi film Indonesia pertama yang merealisasikannya,” ungkap Nadya Arina.
Diproduseri oleh Tony Ramesh dengan produser eksekutif Shalu T.M. dan
disutradarai Benni Setiawan, Penerbangan Terakhir akan membawa kisah yang
menggemparkan dunia penerbangan.
Terlebih, belakangan juga banyak kasus viral
dari skandal dunia penerbangan yang turut menggemparkan publik.
Untuk pembelian tiket film Penerbangan Terakhir pada periode 9–14 Januari 2026
juga tersedia promo Beli 1 Gratis 1 Tiket untuk penayangan 15 Januari 2026.
Pembelian tiket dapat dilakukan di aplikasi TIX ID, aplikasi dan website XXI, CGV,
dan Cinepolis.
Tonton film Penerbangan Terakhir mulai 15 Januari 2026 di bioskop Indonesia!
Ikuti informasi terbaru tentang film Penerbangan Terakhir persembahan VMS
Studio melalui akun media sosial resmi. (Rls/FC)











































































































Discussion about this post