KAB. CIREBON, (FC).- Pegawai UPTD Pengelolaan Air Penataan Ruang Jalan dan Jembatan (PAPRJJ) Wilayah 7 dibantu masyarakat Desa Beringin Kecamatan Pangenan, bergotong royong memperbaiki tanggul Kali Bangkaderes, tepatnya berada disamping saluran sekunder Sindanglaut (diantara BSL.2 – BSL.3).
Menurut Kepala UPTD PAPRJJ Wilayah 7, Usup Supriat melalui Pengelola Operasi dan Pemeliharaan (OP) Daerah Irigasi Seuseupan, Sandi Aditian mengatakan, sejak hari Jum’at (12/2) telah dilakukan perbaikan tanggul yang rusak oleh petugasnya.
Perbaikan dilakukan bersama masyarakat, setelah sebelumnya mendapatkan laporan longsor dari masyarakat sehari sebelumnya.
“Hari Kamis kami mendapatkan laporan dari warga adanya tanggul yang longsor, hari Jumatnya langsung dilakukan perbaikan sementara” kata Sandi Aditia yang biasa disapa Adit kepada FC, Senin (15/2).
Adit menilai, longsornya tanggul tersebut dikarenakan oleh intensitas hujan tinggi dan debit air yang besar.
Sehingga tanggul yang belum ada bangunannya menahan arus deras kemudian terkikis dan longsor.
“Longsornya sekitar 80 meter panjangnya, dan tinggal 1 meter lagi akan merusak saluran irigasi Sekunder Sindang Laut, tepatnya di ruas B.SL.2 – B.SL.3,” ujarnya.
Sementara ini, penanggulangannya dengan pemasangan crukcuk bambu penahan tanah.
Ada pula upaya penyusunan karung berisi tanah yang dilakukan oleh warga agar air dari saluran sekunder Sindang Laut (B.SL) akan terbuang dan ada 5 Desa yang tidak bisa terairi.
“Kalau saluran sekundernya jebol, maka ada 5 desa sekitar 195 hektare lahan yang tidak terairi,” jelasnya.
Adit dan warga meminta perhatian dan bantuan kepada pemerintah pusat, agar segera mendapatkan bantuan berupa perbaikan tanggul yang sudah kritis ini.
“Harapan untuk ke BBWS supaya dibangunkan bangunan penahan tanggul yang lebih layak dan kuat,” pungkasnya. (Harun)















































































































Discussion about this post