KAB.CIREBON, (FC).- Penurunan anggaran desa tidak menyurutkan langkah Pemerintah Desa Waledkota, Kecamatan Waled, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Salah satu upaya yang ditempuh yakni mengoptimalkan peran BUMDes Dewata Prima.
Melalui pengelolaan yang konsisten, badan usaha milik desa tersebut mampu menghasilkan pendapatan hingga puluhan juta rupiah.
Sejumlah unit usaha yang dijalankan terus berkembang, mulai dari layanan internet desa, jasa keuangan atau pembayaran elektronik, pemberdayaan UMKM berbasis hasil pertanian, hingga pengembangan desa wisata.
Kuwu Desa Waledkota, H. Afiat, mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama pengurus, anggota BUMDes, serta dukungan pemerintah desa.
Menurutnya, keterbukaan informasi publik dan tertib administrasi menjadi kunci dalam pengelolaan usaha.
“Alhamdulillah, BUMDes sudah berjalan dan terus berkembang dengan baik,” ujarnya, Sabtu (25/4).
Ia menambahkan, setiap unit usaha yang dijalankan selalu mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Dalam kurun satu tahun, BUMDes Dewata Prima dinilai mampu memberi kontribusi signifikan terhadap PADes.
“Saat anggaran desa menurun drastis, kami berupaya maksimal menambah PADes, salah satunya melalui BUMDes,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur BUMDes Dewata Prima, Linda, menekankan pentingnya dukungan masyarakat dan berbagai pihak untuk terus mendorong kemajuan usaha desa tersebut.
Menurut dia, penurunan dana desa menjadi tantangan yang harus dijawab dengan peningkatan kinerja BUMDes.
“Kami terus berupaya maksimal agar BUMDes dapat menghasilkan PADes yang lebih besar,” ungkapnya.
Dengan berbagai inovasi dan kolaborasi yang terus dibangun, BUMDes Dewata Prima diharapkan menjadi contoh bagi desa lain dalam mengelola potensi ekonomi lokal sekaligus memperkuat kemandirian desa di tengah keterbatasan anggaran. (Nawawi)















































































































Discussion about this post