JAKARTA, (FC). – Antusiasme publik terhadap peluncuran Suzuki Fronx tidak hanya dirasakan di Ibukota, namun hingga berbagai wilayah di Indonesia.
Menyambut respon tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama jaringan Main Dealer PT. Cinta Damai Putra Bahagia turut menyampaikan harga penjualan secara on the road untuk masing-masing area.
Tak hanya itu, Suzuki Fronx akan hadir di sejumlah lokasi pameran sebagai peningkatan eksistensi dan memudahkan calon konsumen untuk lebih
puas mengenal produk.
Rainaldi Sandes selaku Operational Manager Suzuki PT. Cinta Damai Putra Bahagia menjelaskan, strategi harga Suzuki Fronx sangat unik dan kompetitif.
“Khusus untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya, Suzuki melansir harga seperti berikut,” paparnya dalam siaran pers yang diterima FC pada Rabu (28/5).
Model – Varian & Transmisi Fronx – GL (M/T) Rp 269.300.000, Fronx – GL (A/T) Rp 281.300.000, Fronx – GX (M/T) Rp 286.300.000.
Kemudian Fronx GX (A/T) Rp 304.100.000, Fronx SGX (A/T) – Single tone Rp 330.100.000, Fronx SGX (A/T) – Two tone Rp 332.100.000.
Harga penjualan yang kompetitif tersebut semakin menarik dengan penawaran spesial.
Bagi calon konsumen yang melakukan pembelian Suzuki Fronx mulai 28 Mei hingga September 2025, Suzuki memberikan program khusus senilai Rp 10.000.000,- untuk seluruh varian di seluruh wilayah Indonesia.
“Calon konsumen di wilayah Cirebon dan sekitarnya yang tertarik dan penasaran dengan sejumlah kelebihan Suzuki Fronx dapat langsung melihat dengan cara mendatangi lokasi pameran yang
berlangsung di CSB Mall dan Mall Indramayu mulai dari tanggal 01 Juni hingga 29 Juni 2025,” jelas Rainaldi
Baik SIS maupun PT. Cinta Damai Putra Bahagia sangat yakin Suzuki Fronx dapat sukses diterima oleh pasar otomotif di berbagai daerah.
“Secara spesifik, Suzuki mentargetkan pencapaian penjualan model baru ini bisa mencapai rata-rata 20 unit/ bulan di wilayah Cirebon dan sekitarnya,” ungkapnya. (Andriyana)




















































































































Discussion about this post