KOTA CIREBON, (FC).- Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 8 Kota Cirebon tunggu putusan pemerintah untuk rencana pembelajaran. Pada masa pendemi virus Covid-19, seluruh sekolah termasuk SMAN 8 Kota Cirebon melaksanakan kegiatan belajar mengajar via online (daring).
“Kita lakukan kegiatan pembelajaran via WhatsApp, Aplikasi Google Form, dan juga menggunakan aplikasi zoom,” kata Wakil Kepala SMAN 8 Kota Cirebon, Joko Sutarno kepada FC, Kamis(25/6).
Joko mengungkapkan respon dari siswa sendiri cukup baik, dan siswa sendiri melakukan timbal balik saat melakukan kegiatan belajar mengajar via daring. “Ketika guru sedang menerangkan via daring, nantinya kita adakan laporan penugasan untuk siswa, bisa berupa foto, maupun rangkuman,”katanya.
Walaupun begitu, kegiatan belajar mengajar via daring ini bukan tidak memiliki kendala, ada beberapa hal yang terkendala dari segi siswa maupun guru.
“Beberapa hal contoh ada siswa yang tidak memiliki HP, ataupun HP nya rusak, dan banyak kendala lainnya,”ungkapnya.
Untuk mengatasi kendala-kendala yang muncul saat pembelajaran secara daring, pihak SMAN 8 mengadakan laporan akhir, baik berupa foto dari sodaranya maupun yang lainnya.
“Kita lakukan Ujian Tengah Semester (UTS) maupun Ujian Akhir Semester (UAS) pun secara daring,”ungkapnya .
Joko menjelaskan, media perantara untuk melaksanakan UTS maupun UAS melalui google form dan juga via WhatsApp. “Hasil dari UTS maupun UAS pun bisa langsung keluar, dan biasanya yang mengalami kendala seperti HP nya rusak ataupun yang lain dipinjamkan oleh anggota keluarganya,” tandasnya.

















































































































Discussion about this post