Ia menjelaskan, semangat gotong royong di kalangan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19 juga bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila. Diantaranya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Dan yang pasti, Pancasila juga menjadi perekat bagi kita dalam kehidupan NKRI,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, mantan wakil bupati Cirebon itu menjelaskan selain mengenai Pancasila, juga UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, termasuk konsepsi trisakti, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya. “Semua ini penting bagi kita dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sementara itu, Kuwu Desa Tegalwangi, Iskandar menyampaikan, pihaknya merasa bangga karena desa setempat menjadi salah satu tempat untuk sosialisasi 4 pilar kebangsaan.
“Karena sebagai unsur meningkatkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, makanya saya mempersilahkan sosialisasi ini dilakukan. Karena sangat penting untuk masyarakat,” katanya.
Ia juga menyampaikan mengenai kondisi sosial-ekonomi masyarakat di Desa Tegalwangi. Termasuk jumlah penduduk yang terkenda dampak pandemi Covid-19 dan yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah. (gus)











































































































Discussion about this post