Melalui operasi Patuh Lodaya-2020 ini, Kapolres berharap agar dapat membawa perubahan yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“20 % tindakan refresif, 40% ptreemtif dan 40% tindakan preventif hukum yang akan kami lakukan,” Tambah Kasat Lantas Polres Kuningan AKP. Rizki Syawaludin Akbar usai mengikuti apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2020,
Tindakan persuasif yang akan dilakukan, lanjut Rizki, akan lebih berorientasi kepada AKB dalam rangka pencegahan penyebaran ataupun memutus mata rantai Covid-19.
“Untuk sasaran oparsi patuh saat ini adalah bersifat tematik. Akan kita lihat pelanggaran yang lebih dominan saat ini apa,” kata Rizki.
Untuk di Kuningan, lanjut Rizki, pelanggaran yang paling dominan adalah tidak menggunakan helm. Sasaran tematik saat ini yang akan ditindak adalah pengendara motor yang tidak menggunakan helm. Akan tetapi, bukan berarti pengendara kendaraan R4 bebas dalam operasi ini.
Tetap akan dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan, penggunaan masker, lampu sen yang tidak menyala, lampu strobo dan yang lainnya.
“Begitu juga pengendara motor, bukan hanya tidak menggunakan helm saja yang akan kita tindak. Kelengkapan surat-surat pun akan kami periksa, begitu juga penggunaan masker, melawan arus, menggunakan hp saat mengemudi serta pelanggaran lainnya. Selama ini, kami sudah melakukan himbauan kepada masyarakat. Nah, mulai besok akan kami lakukan operasi di jalan,” ucap Rizki.
Rizki berharap, upaya pendisiplinan secara persuasif ini dapat semakin mendisiplinkan masyarakat dan dijadikan kebiasaan untuk mematuhi aturan berlalu lintas. (Ali)



















































































































Discussion about this post