KAB. CIREBON, (FC).- Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Waledasem, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon Tahun 2021 memprioritaskan pembangunan di bidang pertanian dan penguatan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Kuwu Waledasem, Yanto mengatakan, untuk program pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa di masa pandemi Covid-19 ini, pemerintah Desa Waledasem menetapkan kegiatan penguatan modal BUMDes untuk pembangunan wisata.
“Penguatan modal BUMDes ini tentunya untuk mengembangkan usaha BUMDes, supaya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Yanto kepada “FC”, Senin (04/01).
Selain itu, kata dia, prioritas pembangunan desa di tahun 2021 merujuk pada pedoman penggunaan Dana Desa yaitu Pasal 5 Ayat (2) Permendes PDTT No. 13/2020 menegaskan bahwa prioritas penggunaan dana desa diarahkan untuk program dan atau kegiatan percepatan pencapaian SDGs desa melalui pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa, program prioritas nasional sesuai kewenangan desa, dan adaptasi kebiasaan baru desa.
“Bantuan Langsung Tunai masih kita anggarkan, agar masyarakat masih tetap terbantu, malah direncanakan untuk 12 bulan,” ujarnya.
Ditambahkannya, ketentuan Pasal 1 angka 19 menyebutkan bahwa SDGs Desa adalah upaya terpadu mewujudkan desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, desa ekonomi tumbuh merata, desa peduli kesehatan, desa peduli lingkungan, desa peduli pendidikan, desa ramah perempuan, desa berjejaring, dan desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
“Pengadaan penerangan jalan lingkungan sudah dibangun 50 titik, pompanisasi untuk sekitar 64 hektare sudah dibangun juga, tinggal meneruskan di tahun ini untuk pompanisasi, kita fokus di bidang pertanian,” tegasnya.
Ditambahkan Yanto, pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan desa untuk pemenuhan kebutuhan saat ini dilakukan tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi desa di masa depan.
“Kenapa kami bangun pompanisasi, tujuannya tentu untuk kesejahteraan petani yang menjadi mata pencaharian mayoritas warga, selain itu penambahan modal BUMDes untuk desa wisata, agar bisa berkelanjutan manfaatnya, bukan hanya di tahun ini, akan tetapi sampai tahun-tahun berikutnya,” tutur Yanto.
Yanto berharap, kondisi ekonomi masyarakat bisa kembali normal disaat maupun paska pandemi Covid-19, dan masyarakat dapat menjalankan aktifitas dengan normal kembali.
“Semoga masyarakat terbebas dari Covid -19, dan Pemdes dapat membangkitkan perekonomian warga,” pungkasnya. (Harun)















































































































Discussion about this post