Menurut Imron, hal itu disebabkan sejumlah faktor antara lain, pertumbuhan angkatan kerja yang tinggi, pendayagunaan tenaga kerja yang masih rendah, tingkat produktivitas tenaga kerja yang masih relatif rendah, serta ketidakseimbangan pertumbuhan penyedia lapangan kerja dengan jumlah pencari kerja dan rendahnya kompetensi keahlian yang di miliki oleh para pencari kerja.
“Terlebih di masa pandemi Covid-19 kemarin, telah memberikan dampak negatif bagi dunia industri hingga terjadinya PHK secara masif,” kata Imron.
Atas kondisi tersebut, perlu menjadi pemikiran dan komitmen bersama dalam upaya menanggulangi angka pengangguran terbuka di Kabupaten Cirebon.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto mengatakan, kegiatan pelatihan kerja merupakan upaya yang program unggulan Pemerintah Kabupaten Cirebon. Program ini dilaksanakan untuk terus menekan angka pengangguran di Kabupaten Cirebon.











































































































Discussion about this post